Bupati Sigi Sebut Penanganan Banjir Sudah Diusulkan ke Pemerintah Pusat Sebelum Bencana Terjadi

Sebenarnya kata Irwan, pihaknya sudah mengusulkan mitigasi bencana di daerah tersebut sejak sebelum terjadi bencana alam.

Bupati Sigi Sebut Penanganan Banjir Sudah Diusulkan ke Pemerintah Pusat Sebelum Bencana Terjadi
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Bupati Sigi Muhamad Irwan Lapata (kanan) saat meninjau lokasi bencana di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Senin (29/4/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sedikitnya ada enam desa yang terendam banjir bandang di Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

Keenam desa ini berada di dua kecamatan yang berbeda.

Yakni, Desa Bangga, Desa Balatara, dan Desa Balongga di Kecamatan Dolo Selatan, serta Desa Tuva, Desa Salua, dan Desa Omu di Kecamatan Gumbasa.

Bupati Sigi, Muhamad Irwan Lapata mengatakan, sebanyak lebih dari 500 rumah terendam banjir lumpur.

Bahkan, ada satu warga yang dinyatakan hanyut terseret arus banjir.

Korban bernama H Bado, warga Desa Bangga yang hanyut di saat berkebun di Desa Tuva.

Bupati Sigi Mohamad Irwan (kanan) saat meninjau lokasi bencana di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Senin (29/4/2019).
Bupati Sigi Mohamad Irwan (kanan) saat meninjau lokasi bencana di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Senin (29/4/2019). (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Sebenarnya kata Irwan, pihaknya sudah mengusulkan mitigasi bencana di daerah tersebut sejak sebelum terjadinya bencana alam.

Seharusnya kata dia, penanganan sejak sebelum bencana terjadi sudah harus dilakukan.

"Kita sudah menyurat, sudah mengusulkan ke pusat," ujarnya

Namun sayangnya kata Irwan, pihaknya menyadari bahwa anggaran untuk penanganan bencana di daerah itu sepenuhnya ada di pemerintah pusat.

Belum adanya anggaran penanganan bencana di daerah itu membuat kondisi Sungai Palu di enam desa menyebabkan banjir yang mencapai permukiman warga.

"Akhirnya, setiap hujan longsoran pasir selalu turun," terangnya.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved