Pencarian Hari Kedua, Nelayan Hilang di Perairan Teluk Tomini Kecamatan Bunta Belum Ditemukan

Sebelumnya, dikabarkan seorang nelayan hilang saat melaut di perairan Teluk Tomini, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Senin (29/4/2019).

Pencarian Hari Kedua, Nelayan Hilang di Perairan Teluk Tomini Kecamatan Bunta Belum Ditemukan
DOK. BASARNAS PALU
Proses pencarian oleh tim SAR di perairan Teluk Tomini, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Selasa (30/4/2019). 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Pencarian terhadap warga Desa Bohotokong, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, memasuki hari kedua, Selasa (30/4/2019).

Pencarian hari kedua ditutup Selasa sore, pukul 17.00 WITA dan belum membuahkan hasil.

"Ditutup sementara dan akan dilanjutkan besok," ungkap Kepala Basarnas Palu, Basrano.

Sebelumnya, dikabarkan seorang nelayan hilang saat melaut di perairan Teluk Tomini, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Senin (29/4/2019).

Diketahui, korban bernama Toni Uti (55), warga Desa Bohotokong, Kecamatan Bunta.

Proses pencarian oleh tim SAR di perairan Teluk Tomini, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Selasa (30/4/2019).
Proses pencarian oleh tim SAR di perairan Teluk Tomini, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Selasa (30/4/2019). (DOK. BASARNAS PALU)

Informasi itu diterima Basarnas setelah ditemukannya perahu nelayan dalam keadaan kosong tanpa orang, Senin (29/4/2019) pagi pukul 08.00 WITA.

Setelah dilakukan pengecekan oleh masyarakat, ternyata pemilik perahu diketahui bernama Toni Uti.

Padahal, Senin pagi di hari yang sama, sekitar pukul 07.00 WITA nelayan lain masih melihat korban di atas perahu.

Pukul 08.00 WITA, salah satu perahu nelayan atas nama Roni (40), warga Desa Bohotokong melihat perahu dalam keadaan mesin ketinting masih hidup.

"Namun orangnya sudah tidak ada di atas perahu," jelas Basrano.

Melihat hal tersebut, maka saksi Roni mengejar perahu korban dan menggandengnya ke Pantai Bohotokong.

“Korban sementara ini belum ditemukan, masih dalam pencarian oleh nelayan-nelayan sepanjang pesisir Pantai Bohotokong,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini Danramil Bunta dan Babinsa sudah berada di lokasi dan bersama Basarnas Pos Luwuk ikut melaksanakan pencarian.

“Kami arahkan anggota yang lain untuk turun ke lokasi membantu,” tandasnya.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved