Puluhan Korban Banjir Bandang di Desa Bangga Mulai Diserang Penyakit Gatal-gatal

Puluhan korban bencana banjir bandang di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai diserang penyakit.

Puluhan Korban Banjir Bandang di Desa Bangga Mulai Diserang Penyakit Gatal-gatal
Tim Media ACT
Tim medis ACT saat memeriksa kesehatan korban banjir bandang di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (30/4/2019). 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Puluhan korban bencana banjir bandang di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mulai diserang sejumlah penyakit.

Puluhan warga mulai terserang gatal-gatal, batuk, hingga hipertensi.

Tim medis Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang berada di Dusun I dan Dusun II Desa Bangga langsung mendatangi sejumlah lokasi pengungsian.

"Paling banyak menderita gatal-gatal," kata satu di antara tenaga medis ACT, Jihan pratiwi Wulandari, Selasa (30/4/2019).

Penyakit tersebut menyerang korban banjir mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Tim medis ACT saat memeriksa kesehatan korban banjir bandang di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (30/4/2019).
Tim medis ACT saat memeriksa kesehatan korban banjir bandang di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (30/4/2019). (Tim Media ACT)

"Kami melakukan pemeriksaan kesehatan secara mobile, dan paling banyak mengalami gatal-gatal, batuk, dan tekanan darah tinggi," jelasnya.

Jihan mengatakan, warga diserang penyakit gatal-gatal karena menggunakan air sungai untuk mandi.

"Air sungai tidak sehat karena kondisinya keruh," katanya.

Sementara batuk disebabkan karena cuaca yang tidak menentu.

"Ada pun mereka yang mengalami hipertensi itu disebabkan pikiran yang tidak stabil," terang Jihan.

Saat ini, para korban bencana itu masih sangat membutuhkan obat-obatan khususnya obat batuk dan gatal.

Melihat kondisi warga yang mulai diserang penyakit, Tim Medis ACT akan melanjutkan pemeriksaan kesehatan hingga Rabu (1/5/2019) besok.

Sebelumnya, sejak minggu (28/4/2019) malam, tim emergency response Aksi Cepat Tanggap (ACT) sudah tiba di lokasi bencana banjir Desa Bangga.

Mereka membantu mengevakuasi barang-barang berharga milik warga yang terendam lumpur.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved