Satu Bangunan Sekolah di Desa Omu Kabupaten Sigi Hancur Disapu Banjir Bandang

Banjir bandang yang menghantam Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menyisakan sejumlah kerusakan.

Satu Bangunan Sekolah di Desa Omu Kabupaten Sigi Hancur Disapu Banjir Bandang
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kondisi bangunan TK di Desa Omu, rusak berat usai disapu banjir pada Minggu (28/4/2019) kemarin. Ratusan siswa pun diliburkan karena kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar. 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Banjir bandang yang menghantam Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menyisakan sejumlah kerusakan.

Baik kerusakan pada infrastruktur jalan, permukiman warga, bahkan sarana pendidikan.

Satu bangunan yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang adalah bangunan sekolah Taman Kanak-kanak (TK) yang berada di Desa Omu, Kecamatan Gumbasa.

Gedung belajar anak-anak usia dini itu rusak berat setelah disapu banjir yang terjadi pada Minggu (28/4/2019) kemarin.

Kondisi bangunan TK di Desa Omu, rusak berat usai disapu banjir pada Minggu (28/4/2019) kemarin. Ratusan siswa pun diliburkan karena kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Kondisi bangunan TK di Desa Omu, rusak berat usai disapu banjir pada Minggu (28/4/2019) kemarin. Siswa pun diliburkan karena kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)
Kondisi bangunan TK di Desa Omu, rusak berat usai disapu banjir pada Minggu (28/4/2019) kemarin. Ratusan siswa pun diliburkan karena kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Kondisi bangunan TK di Desa Omu, rusak berat usai disapu banjir pada Minggu (28/4/2019) kemarin. Siswa pun diliburkan karena kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

BACA JUGA:

Gubernur Sulteng Pimpin Peringatan Hardiknas di Kabupaten Poso

Upacara Peringatan Hardiknas, Pejabat Pemkot Palu Kenakan Baju Adat

Siswa-siswa pun diliburkan karena kondisi bangunan yang tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar.

Bahkan saat ini, pemerintah setempat belum mencarikan lokasi untuk dijadikan sekolah darurat.

"Sarana pendidikan yang rusak, hanya TK di desa Omu, tapi dengan kondisi sungai yang melebar, SD Inpres Omu juga terancam," kata Camat Gumbasa, Taswar, Kamis (2/5/2019).

Namun, kata Taswar, Pemerintah Kabupaten Sigi sudah mengantisipasi dengan membuat tanggul darurat.

"Kita bendung sungainya agar sekolah itu aman," terangnya.

Kondisi bangunan TK di Desa Omu, rusak berat usai disapu banjir pada Minggu (28/4/2019) kemarin. Ratusan siswa pun diliburkan karena kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Kondisi bangunan TK di Desa Omu, rusak berat usai disapu banjir pada Minggu (28/4/2019) kemarin. Siswa pun diliburkan karena kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)
Kondisi bangunan TK di Desa Omu, rusak berat usai disapu banjir pada Minggu (28/4/2019) kemarin. Ratusan siswa pun diliburkan karena kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Kondisi bangunan TK di Desa Omu, rusak berat usai disapu banjir pada Minggu (28/4/2019) kemarin. Siswa pun diliburkan karena kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar mengajar. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)
Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved