5 Fakta Pemanggilan Kivlan Zen oleh Bareskrim sebagai Saksi Dugaan Kasus Penyebaran Berita Bohong

Mayor Jenderal (Purn), Kivlan Zen dipanggil Bareskrim atas dugaan tindak pidana makar dan penyebaran berita bohong.

5 Fakta Pemanggilan Kivlan Zen oleh Bareskrim sebagai Saksi Dugaan Kasus Penyebaran Berita Bohong
KOMPAS.com/SABRINA ASRIL
Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein. Kivlan Zen dipanggil Bareskrim atas dugaan tindak pidana makar dan penyebaran berita bohong. 

TRIBUNPALU.COM - Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Mayor Jenderal (Purn), Kivlan Zen dipanggil Bareskrim Polri.

Pemanggilan Kivlan Zen oleh Bareskrim terkait dengan statusnya sebagai saksi kasus dugaan tindak pidana makar dan penyebaran berita bohong.

Laporan dugaan kasus penyebaran berita bohong terhadap Kivlan Zen dilakukan oleh seorang wiraswasta bernama Jalaludin dengan nomor LP/B/0442/V/2019/BARESKRIM tertanggal 7 Mei 2019.

Pasal yang disangkakan adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 an/atau Pasal 15, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 jo Pasal 107.

Kasus tersebut saat ini sedang diusut oleh Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.

Kivlan Zen pun memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Senin (13/5/2019).

Berikut TribunPalu.com merangkum beberapa fakta seputar pemanggilan Kivlan Zen ke Bareskrim terkait kasus dugaan makar dan penyebaran berita bohong dari laman Kompas.com.

Tayang Nanti Malam, Tim AIMAN Berhasil Temui Kivlan Zen di Tempat Rahasia, Cek Link Live Streaming

1. Sempat Dicegah ke Luar Negeri, tetapi Kemudian Dicabut.

Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen, memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri, Senin (13/5/2019).
Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen, memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri, Senin (13/5/2019). (KOMPAS.com/Devina Halim)

Sebelum memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Kivlan Zen sempat dicegah bepergian ke luar negeri pada Jumat (10/5/2019).

Namun, pencegahan Kivlan Zen untuk bepergian ke luar negeri tidak bertahan lebih dari 24 jam.

Halaman
1234
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Wulan Kurnia Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved