Bank Penyalur Sebut Penyaluran Dana Stimulan Donggala-Parimo Masih Terkendala Data

Dana stimulan yang sudah ada di rekening Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah (BPBD) terpaksa harus ditunda penyalurannya.

Bank Penyalur Sebut Penyaluran Dana Stimulan Donggala-Parimo Masih Terkendala Data
DOK PRIBADI
Kepala BRI Cabang Palu, Wahib Gunadi. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Dana stimulan untuk perbaikan tumah warga yang terdampak bencana 28 September 2018 di Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), kembali molor.

Dana stimulan yang sudah ada di rekening Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah (BPBD) terpaksa harus ditunda penyalurannya.

Hal itu dikarenakan data korban penerima yang belum akurat.

Itulah sebabnya bank yang sudah ditunjuk melakukan pencairan kepada korban bencana gempa bumi, likuefaksi, dan tsunami di wilayah ini, belum dapat menyalurkan dana stimulan.

Desa Marana Kabupaten Donggala Punya Sumber Air Panas, Pemerintah Desa Berencana Kelola untuk Wisata

Satu di antara perbankan yang ditunjuk untuk menyalurkan dana stimulan di Sulteng, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI).

BRI mendapat tanggung jawab penyaluran dana stimulan untuk wilayah Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong.

Kepala BRI Cabang Palu, Wahib Gunadi mengatakan, untuk dana stimulan korban bencana di Kabupaten Donggala dan Parigi Moutong telah diterima oleh pihak BRI melalui transfer dari rekening operasional BPBD.

“Dana stimulan itu sudah di transfer ke kami melalui rekening operasional BPBD, hanya saja untuk penyalurannya saat ini kami tinggal menunggu data korban," ujarnya, Senin (13/5/2019) sore.

Warga Kabupaten Donggala Tewas Terseret Banjir Bandang di Sungai Sioyong

Data tersebut sementara dilakukan verifikasi oleh Kementerian Sosial, Dinas Sosial dan BPBD kabupaten.

Dijelaskan Wahib, data penerima untuk dua kabupaten itu, untuk data tahap awal sekitar 1.200 penerima yang rumahnya rusak berat.

Hanya saja, dari 1.200 penerima itu, datanya masih tumpang tindih atau nama-nama penerima dobel.

“Dari data yang ada banyak kami temukan namanya itu dobel. Akhirnya datanya ditarik lagi untuk dilakukan verifikasi kembali,” ungkapnya.

Perwakilan Kabupaten Donggala Keluar sebagai Juara Umum STQH Tingkat Provinsi ke-XXV

Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memogramkan, perbaikan rumah korban bencana yang rusak melalui dana stimulan.

Untuk rumah kategori rusak ringan mendapatkan Rp 10 juta, rusak sedang Rp 30 juta, rusak berat Rp 50 juta.

“Dana stimulan untuk BRI sekitar Rp 655 miliar yang akan disalurkan kepada korban bencana di dua kabupaten tersebut,” jelasnya. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved