Pasca-Banjir, Akses ke Kampung Toraja di Kabupaten Sigi Hanya Bergantung pada Jembatan Darurat

Pasca-Banjir, akses ke Kampung Toraja di Kabupaten Sigi hanya bergantung pada jembatan darurat sepanjang 15 meter yang hanya berbahan kawat dan bambu

Pasca-Banjir, Akses ke Kampung Toraja di Kabupaten Sigi Hanya Bergantung pada Jembatan Darurat
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Warga saat melintasi jembatan tua di Kampung Toraja Dusun 2, Kelurahan Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (13/5/2019). Jembatan ini ialah satu-satunya akses warga setelah jembatan besar di desa itu putus diterjang banjir. 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Warga Kampung Toraja di Dusun 2, Kelurahan Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, hingga saat ini masih kesulitan akses jalan setelah dua jembatan menuju kampung tersebut rusak diterjang banjir.

Banjir yang terjadi pada 28 April 2019 kemarin itu mengakibatkan dua jembatan menuju kampung itu rusak berat.

Saat ini, untuk keluar masuk kampung, warga menggunakan jembatan lama.

Jembatan pertama tidak bisa dilintasi kendaraan karena ukurannya yang kecil.

Warga setempat terpaksa harus jalan kaki untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sita salah satunya Risna.

Ia terpaksa berjalan kaki menuju kampung sebelah untuk membeli kebutuhan dapur.

"Biasanya naik motor, cuman sekarang jenbatan putus gara-gara banjir kemarin," katanya Senin (13/5/2019) siang.

Menurut Risna, 14 hari pasca-banjir bandang semakin terasa sulit.

Khususnya untuk menjual hasil perkebunan jika hari pasar tiba.

Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved