Pengungsi di Palu Tak Mampu Beli Sembako karena Harga Naik

"Semuanya harga naik. Tidak bisa dibeli. Sementara suami belum ada kerjaan karena tidak ada proyek bangunan di dalam kota," katanya.

Pengungsi di Palu Tak Mampu Beli Sembako karena Harga Naik
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Salah seorang warga di pengungsian Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Palu, Sulawesi Tengah Saat menyiapkan menu buka puasa, Selasa (14/5/2019). (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz) 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kenaikan sembako saat ramadan, dirasakan cukup memukul ekonomi warga di pengungsian.

Ini diakui oleh Doli (51) saat disambangi Tribunpalu.com, Selasa (14/5/2019) sore.

Untuk memasak, ia tak lagi memakai bumbu dasar seperti bawang ataupun cabai.

''Semuanya harga naik. Tidak bisa dibeli. Sementara suami belum ada kerjaan karena tidak ada proyek bangunan di dalam kota,'' katanya.

Situng Pilpres 2019 KPU, Selasa Pukul 19.00 WIB, Data Masuk 81,8 Persen, Berapa Selisih Suara?

Penjual sayur keliling, kata dia, bahkan sudah mengurangi volume jualannya.

Seikat kangkung kata dia harganya tetap seperti dulu, tapi isinya tinggal beberapa batang.

Karena itu, mereka sangat terbantu jika setiap menjelang berbuka, ada masyarakat yang membawa menu buka puasa.

''Entah itu makanan atau minuman,'' katanya.

Importir Datangkan Bawang Putih, Harga Diprediksi Turun Drastis

Doli lalu menunjukkan kuah sup di wadah transparan miliknya.

''Ini nanti dipanasi supaya bisa buat sahur," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved