Ramadan 2019

Gandeng BPOM, Perindag Awasi Peredaran Bahan Berbahaya di Palu

Pengawasan bahan berbahaya itu dilakukan dengan menggandeng Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu.

Gandeng BPOM, Perindag Awasi Peredaran Bahan Berbahaya di Palu
TribunPalu.com/Muhakir Tamrin
Kepalala Seksi Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perindag Sulteng, Rudi Zurkarnain. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, kembali melaksanakan pengawasan rutin pada peredaran bahan berbahaya di Kota Palu.

Pengawasan bahan berbahaya itu dilakukan dengan menggandeng Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu.

Tim pengawasan menyambangi sejumlah pusat perbelanjaan dan tempat industri bahan makanan, Rabu (15/5/2019) pagi.

"Tim turun ke pasar Inpres Manonda, toko yang menjual bahan berbahaya, toko makanan, juga tempat pembuatan tahu dan tempe," ujar Kepalala Seksi Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perindag Sulteng, Rudi Zurkarnain.

Dalam pengawasan itu, pihak BPOM mengambil sejumlah sample untuk dilakukan uji laboratorium.

Hasilnya akan diperoleh dalam beberapa hari.

Selain itu ada juga sejumlah sampel yang langsung diuji di laboratorium mobile milik BPOM.

"Semua yang sudah di uji hasilnya negatif," terangnya.

Ada pun jenis bahan berbahaya yang diawasi peredarannya, yaitu boraks, rormalin, rodamin B, dan metanil yelow.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved