Meski Ditolak Prabowo, Hasil Pemilu yang Diumumkan KPU Akan Tetap Berlaku

Hasil pemilu yang ditetapkan oleh KPU akan tetap berlaku sah, legitim dan sesuai dengan amanat UU.

Meski Ditolak Prabowo, Hasil Pemilu yang Diumumkan KPU Akan Tetap Berlaku
Tribunnews/JEPRIMA
Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto saat memberikan orasi politik di depan masa pendukung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Minggu (7/4/2019). Pada orasi politik tersebut Prabowo mengajak pendukungnya untuk mencoblos dirinya.(Tribunnews/Jeprima) 

TRIBUNPALU.COM -- Penolakan terhadap hasil pemilu tanpa melalui mekanisme Undang-undang (UU) merupakan sikap yang tidak demokratis dan jauh dari sikap patriotik.

Demikian Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Johnny G Plate menanggapi penolakan Calon Presiden Prabowo Subianto terhadap hasil penghitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Sikap yang tidak demokratis dan jauh dari sikap patriotik," ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin ini kepada Tribunnews.com, Rabu (15/5/2019).

Meskipun demikian, anggota DPR RI ini meyakini, jika Prabowo diberi informasi dan data yang akurat, maka sebagai pemimpin Capres 02 itu akan menyikapi hasil pilpres dengan arif dan bijaksana.

"Karenanya menjadi tugas ring satu BPN untuk memberikan masukan sesuai data dan fakta yang valid dan secara tegas perlu menolak internvensi pihak manapun termasuk pihak di dalam lingkungan internal sekalipun," jelas Johnny G Plate.

Karenanya dia tegaskan, suara dan keputusan rakyat harus dihormati.

Dia mengajak pula, partai-partai politik pendukung 02 sama sama menghargai dan mangakui hasil pemilu yang dilaksanakan oleh Penyelenggara Pemilu, baik itu Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pilpres.

Ia pun mengatakan, penyelesaian sengketa pemilu sudah diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu.

Baca:

Wapres JK Dihadiahi Kue dan Buku Saat Rayakan Ultah di Sela-sal Kunker di Swiss

Jika merasa dirugikan, demi kepastian hukum dan kepastian hak maka, dia berpesan, tempuhlah sesuai alur amanat UU.

Penetapan pemenang pemilu imbuh dia, juga sudah diatur dalam UU tersebut--terlepas diakui atau ditolak oleh peserta pemilu dalam hal ini paslon Capres 02.

Halaman
123
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved