BPN Sebut Kubunya Bisa Saja Boikot Pilpres 2019, Begini Tanggapan Yunarto Wijaya

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menyebut kubunya bisa saja memboikot Pilpres 2019.

BPN Sebut Kubunya Bisa Saja Boikot Pilpres 2019, Begini Tanggapan Yunarto Wijaya
kanal YouTube KompasTV
Andre Rosiade dan Yunarto Wijaya dalam acara Kompas Petang, Selasa (15/5/2019). 

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menyebut kubunya bisa saja memboikot Pilpres 2019.

TRIBUNPALU.COM - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menyebutkan kubunya bisa saja melakukan boikot pada Pilpres 2019 ini.

Menurut Andre Rosiade, ini bisa terjadi apabila tidak mengadukan dugaan kecurangan Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal tersebut diutarakan saat Andre Rosiade menjadi narasumber dalam tayangan Kompas TV, Rabu (15/5/2019).

Mulanya Andre menuturkan akan siap untuk mengadu data C1 yang dimiliki kubunya.

"Tapi juga yang juga perlu diketahui publik, kadang kita komplain, kita protes, hanya dibilang silakan, masukin daftar isi, itu lo publik harus juga tahu. Komplain kita kaya di Jawa Timur, kita minta C7 enggak dikasih padahal hak kami lo," ujar Andre.

Ia lantas ditanyakan oleh pembawa acara mengenai langkah kubu 02 yang tidak akan mengajukan dugaan kecurangan ke MK.

"Saya belum tahu, saya terus terang belum tahu apa tindakan yang akan diambil oleh Pak Prabowo dan BPN Prabowo-Sandi ya," tuturnya.

Andre lantas ditanyai kabar mengenai Anggota Dewan Pengarah BPN, Fadli Zon yang mengatakan tak akan membawa laporan dugaan kecurangan ke MK.

"Bisa saja tidak bawa ke MK. Karena percuma," ujar Andre.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved