Huntara Disegel, 60 KK Pengungsi di Mamboro Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) yang tinggal di hunian sementara (huntara) di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara terancam kehilangan rumah

Huntara Disegel, 60 KK Pengungsi di Mamboro Terancam Kehilangan Tempat Tinggal
TribunPalu.com/Muhakir Tamrin
Satu unit hunian sementara yang disegel pekerja karena diklaim belum dibayar, Kamis (16/5/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) yang tinggal di hunian sementara (huntara) di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara terancam kehilangan tempat tinggal.

Sebab, sebanyak 5 unit, yang terdiri dari 60 bilik huntara terancam akan dibongkar paksa oleh pekerja konstruksi.

Kamis (16/5/2019) siang, pekerja dari perusahaan yang mengerjakan pembangunan huntara itu menyegel satu di antara unit huntara yang berada tepat di belakang Terminal Induk Mamboro tersebut.

Disegelnya huntara itu, disebabkan belum diterimanya pembayaran kerja sebanyak 5 unit huntara.

Pemprov Sulteng Terima Bantuan Huntara dari Sampoerna untuk Warga Kelurahan Kabonena Palu

Surya, warga penghuni huntara mengatakan, penyegelan yang dilakukan para pekerja konstruksi itu terjadi sekitar pukul 11.34 Wita.

Seusai melakukan penyegelan oleh PT USB kata Surya, pekerja itu menegaskan bahwa, jika dalam waktu 3 hari ke depan pemerintah tidak membayar ongkos kerja, maka akan dilakukan pembongkaran paksa pada 5 unit huntara tersebut.

Satu unit hunian sementara yang disegel pekerja karena diklaim belum dibayar, Kamis (16/5/2019) siang.
Satu unit hunian sementara yang disegel pekerja karena diklaim belum dibayar, Kamis (16/5/2019) siang. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

"Mereka bilang, sekitar dua hari akan kembali lagi (ke huntara Mamboro, red)," ujarnya.

Kata Surya, para pekerja itu baru menyegel satu unit, sementara sisanya yang 4 unit akan disegel jika pemerintah masih belum merampungkan pembayaran.

Sulteng Bergerak Sebut 27 Ribu Lebih KK Korban Bencana di Sulteng Belum Menghuni Huntara

Lokasi huntara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, berada di RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara.

Satu unit hunian sementara yang disegel pekerja karena diklaim belum dibayar, Kamis (16/5/2019) siang.
Satu unit hunian sementara yang disegel pekerja karena diklaim belum dibayar, Kamis (16/5/2019) siang. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Total huntara yang dibangun sebanyak 20 unit, terdiri atas 240 bilik.

Mendapat informasi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu, Iskandar Arsyad menegaskan, bahwa pihaknya hanya sebatas melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang membangun huntara.

Satu unit hunian sementara yang disegel pekerja karena diklaim belum dibayar, Kamis (16/5/2019) siang.
Satu unit hunian sementara yang disegel pekerja karena diklaim belum dibayar, Kamis (16/5/2019) siang. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

"Kami sudah dengar (penyegelan huntara di Mamboro, red), dan kami sudah berkoordinasi, termasuk mempertanyakan pada PPK-nya," terangnya. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved