Terkini Palu

Wali Kota Palu Minta Pihak Terkait Segera Selesaikan Masalah Penyegelan Huntara Mamboro

Wali Kota Palu Hidayat menyayangkan aksi penyegelan huntara Mamboro oleh pekerja konstruksi

Wali Kota Palu Minta Pihak Terkait Segera Selesaikan Masalah Penyegelan Huntara Mamboro
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Huntara di RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, yang disegel karena masaga pembayaran, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wali Kota Palu Hidayat, bereaksi atas disegelnya hunian sementara (huntara) di RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Jumat (17/5/2019).

Pihaknya mengaku sangat menyayangkan huntara yang disegel pekerja konstruksi, yang menyebabkan sebanyak 60 kepala keluarga pengungsi terancam kehilangan tempat tinggal.

Olehnya itu, Pemerintah Kota Palu berharap, semoga pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pembangunan huntara, bisa segera menyelesaikan masalah yang ada.

Huntara di RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, yang disegel karena masaga pembayaran, Kamis (16/5/2019).
Huntara di RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, yang disegel karena masaga pembayaran, Kamis (16/5/2019). (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

"Bukan hanya huntara yang dibangun oleh Kementrian PUPR, tetapi ada juga huntara yang dibangun NGO, yang belum menyelesaikan pembayaran upah tukang," jelasnya.

Jelang Arus Mudik Lebaran, Basarnas Palu Siagakan Sejumlah Personel di Beberapa Titik

Sebelumnya, sebanyak 60 kepala keluarga (KK) yang tinggal di hunian sementara (huntara) di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara terancam kehilangan tempat tinggal.

Sebab, sebanyak 5 unit, yang terdiri dari 60 bilik hubtara terancam akan dibongkar paksa oleh pekerja konstruksi.

Bilik huntara milik Hamsia, yang disegel para pekerja konstruksi di lingkungan pengungsi RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kamis (16/5/2019) siang.
Bilik huntara milik Hamsia, yang disegel para pekerja konstruksi di lingkungan pengungsi RT 2 RW 1 Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kamis (16/5/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Kamis (16/5/2019) siang, pekerja dari perusahaan yang mengerjakan pembangunan huntara itu menyegel salah satu unit huntara yang berada tepat di belakang Terminal Induk Mamboro tersebut.

Disegelnya huntara itu, disebabkan belum diterimanya pembayaran kerja sebanyak 5 unit huntara.

Surya, warga penghuni huntara mengatakan, penyegelan yang dilakukan para pekerja konstruksi itu terjadi sekitar pukul 11.34 wita.

Huntara Disegel, 60 KK Pengungsi di Mamboro Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

Usai melakukan penyegelan oleh PT USB kata Surya, pekerja itu menegaskan bahwa, jika dalam waktu 3 hari ke depan pemerintah tidak membayar ongkos kerja, maka akan dilakukan pembongkaran paksa pada 5 unit huntara tersebut.

"Mereka bilang, sekitar dua hari akan kembali lagi (ke huntara Mamboro, red)," ujarnya.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved