Breaking News:

Terkini Nasional

Pemanfaatan JKN Didominasi Pasien Penyakit Jantung

Akun Instagram Kemenkes RI unggah data dari BPJS Kesehatan sejak 2015, pemanfaatan Kartu JKN-KIS pada Senin (25/2/2019).

Penulis: Isti Tri Prasetyo | Editor: Bobby Wiratama
www.instagram.com
Akun resmi Instagram milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) unggah data pemanfaatan Kartu JKN-KIS pada Senin, (25/2/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Data dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sejak 2015, pemanfaatan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh peserta mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Berdasarkan data tersebut, tercantum delapan jenis penyakit yang sering ditangani JKN-KIS.

Dikutip dari Kompas.com, kedelapan keluhan itu ialah sirosis hati, gagal ginjal, hemofili, jantung, kanker, leukemia, stroke, dan thalashemia.

Sejak 2015 sampai 2018, penyakit jantung menjadi jenis penyakit paling sering ditangani dengan JKN-KIS.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Humas BPJS Kesehatan, Mohammad Iqbal Anas Maruf saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (27/2/2019).

Layaknya Reino Barack dan Syahrini, Ini Tanda si Dia Adalah Jodoh Meski Belum Kenal Lama

"Dari daftar katastrofik, jantung menjadi kasus penyakit paling banyak menggunakan JKN-KIS daripada penyakit gagal ginjal, dan lainnya," jelas Iqbal.

Pada 2015 jumlah kasus penyakit jantung yang rawat inap tingkat lanjutan (RITL) berdasarkan data BPJS Kesehatan, sebanyak 812.266 kasus dengan biaya sekitar Rp 5,53 triliun.

Sedangkan, untuk pasien rawat jalan tingkat lanjutan (RJTL) sebanyak 5.057.914 kasus dengan biaya sekitar Rp 1,17 triliun.

Pada 2016, terhitung 783.929 kasus penyakit jantung penanganan RITL dengan biaya sekitar Rp 5,187 triliun.

Sedangkan, untuk pasien RJTL sebanyak 5.708.821 kasus dengan biaya sekitar Rp 1,218 triliun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved