KPU Pastikan WNA Tidak Masuk Daftar Pemilih Pemilu 2019

Menjawab isu WNA punya e-KTP yang dikhawatirkan masuk dalam DPT Pemilu, KPU akan lakukan penyisiran data agar untuk pastikan WNA tak tercantum di DPT.

KPU Pastikan WNA Tidak Masuk Daftar Pemilih Pemilu 2019
nasional.kompas.com
KPU pastikan WNA yang miliki e-KTP tidak akan masuk DPT Pemilu April nanti. 

TRIBUNPALU.COM - Masih terkait isu yang beredar belakangan, yakni Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) memicu kekhawatiran masyarakat.

Pasalnya, masyarakat mempertanyakan e-KTP WNA yang bisa saja melakukan pemilihan di Pilpres mendatang.

Setelah diklarifikasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa e-KTP milik WNA ini hanya untuk memberi fasilitas di Indonesia.

Meskipun memiliki e-KTP, WNA tidak diberi hak politik.

Sebab, syarat menjadi pemilih ialah harus Warga Negara Indonesia (WNI).

Menjawab isu tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana untuk mengecek kembali Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Rencana ini dilakukan untuk memastikan tidak ada nama WNA yang masuk dalam DPT.

Ketua KPU, Arief Budiman sampaikan rencana penyisiran DPT.

"Kami juga berniat untuk melakukan penyisiran DPT. Jadi berapa banyak WNA yang sudah dapat KTP elektronik, kemudian berapa banyak masih adakah di antara mereka yang masuk ke dalam DPT, karena WNA kan tak boleh menggunakan hak pilih," tutur Arief di kantor KPU dikutip Kompas.com pada Kamis (28/2/2019).

Arief mengaku bahwa sebelumnya proses penyisiran data ini sudah dilakukan oleh KPU saat menyusun DPT Pemilu.

Halaman
12
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved