Breaking News:

Tekno

Meski Aplikasinya Dianggap Diskriminatif, Google Tolak Hapus Absher dari Play Store

Google menolak untuk menghapus Absherdari Play Store, meski dikecam organisasi HAM Amerika Serikat. Berikut alasan Google terkait kecaman ini.

travel.tribunnews.com
Google menolak untuk menghapus Absher dari Play Store meski dikecam organisasi HAM Amerika Serikat. Pasalnya Absher dianggap memfasilitasi perlakuan diskriminasi wanita di Arab Saudi. 

TRIBUNPALU.COM - Organisasi Hak Azasi Manusia (HAM) dan parlemen Amerika Serikat telah mengecam Google untuk segera menghapus aplikasi kontroversial itu.

Meski demikian, Google tidak mengindahkan kecaman tersebut.

Dikutip dari The Verge, Google mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menarik aplikasi pemerintah yang kontroversial asal Arab Saudi, dari toko aplikasinya.

Organisasi HAM dan para politisi Washington mengkritik Absher.

Singgung Status Gading Marten yang Kini Menduda, Andre Taulany: Maaf ya!

Aplikasi tersebut dituding memfasilitasi pemerintah Arab untuk melakukan diskriminasi kepada wanita.

Tapi hal ini sudah dicek oleh Google dan menyatakan bahwa aplikasi tersebut tidak melanggar aturan.

Dikutip dari Time, pada tahun 2015 Absher telah dirilis oleh pemerintah Arab Saudi dan terdaftar dalam Google Play Store dan Apple Store dengan kategori "produktivitas".

Absher merupakan aplikasi resmi milik pemerintah Arab.

Aplikasi ini digunakan warganya untuk memakai layanan Kementerian Dalam Negeri di sana.

Fasilitas dalam Absher yakni dapat mempercepat birokrasi.

Halaman
12
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved