Warga Datangi PLN Rayon Kamonji Pertanyakan soal Pencabutan Meteran Listrik dan Denda

Puluhan warga RW 05, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, mendatangi Kantor PLN Rayon Kamonji, Rabu (6/3/2019).

Warga Datangi PLN Rayon Kamonji Pertanyakan soal Pencabutan Meteran Listrik dan Denda
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Proses meditasi antara pihak PLN Rayon Kamonji dengan warga RW 05 Kelurahan Silae, Rabu (6/3/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Puluhan warga RW 05, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, mendatangi Kantor PLN Rayon Kamonji, Rabu (6/3/2019).

Mereka mempertanyakan sikap petugas PLN yang melakukan pencabutan meteran listrik dan pemberian denda.

Padahal penyebab dan asal pokok masalah belum jelas.

Sebelumnya, petugas PLN Rayon Kamonji melakukan pemutusan 15 meteran listrik secara sepihak pada tanggal 4-5 Maret 2019.

Atasi Rasa Takut Rafathar pada Sayur, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Lakukan Prank Terapi

Bahkan, pemutusan yang dilakukan tanggal 4 Maret 2019, sudah dijatuhi sangsi denda sebesar Rp 6 juta per orang.

Ketua RW 05 Kelurahan Silae, Usman Sahap mengatakan, denda atau sangsi itu diberlakukan terhadap pelanggaran yang jelas dan dilakukan oleh pihak yang jelas.

"Dalam hal ini kan kita belum tahu. Karena meteran yang diduga ada kesalahan, itu belum ada kepastian bahwa kesalahannya berasal dari user atau pangguna," ujarnya.

Sebagian besar meteran listrik yang dicabut oleh petugas PLN kerusakannya sama, kata Usman, yaitu adanya perangkat tambahan di dalam meteran.

Tayang Perdana di Bioskop Hari Ini, Intip Sinopsis Film Captain Marvel

Sementara kondisi meteran saat dicabut, masih dalam posisi tersegel, tanpa ada tanda-tanda segelnya pernah dibuka.

"Kesalahan dan pelanggaran ini kan belum jelas dari mana dan dari siapa," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved