BPBD Palu Usulkan Penambahan Sirene Peringatan Tsunami di Sepanjang Pesisir Palu

"Maka kami usulkan, minimal kita mempunyai 8 titik sirene peringatan tsunami, 4 di wilayah timur dan 4 di wilayah barat," ujar Kepala BPBD Palu

BPBD Palu Usulkan Penambahan Sirene Peringatan Tsunami di Sepanjang Pesisir Palu
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Kondisi pesisir pantai Mambora bawah yang yang terekam menggunakan kamera drone di Kec Palu Barat, Kota Palu, Jumat (5/10/2018). Selain rumah warga, tsunami menghancurkan kawasan pergudangan yang hingga saat ini lumpuh total. 

TRIBUNPALU.COM - Untuk meminimalisir dampak bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu, mengusulkan menambah sirene peringatan tsunami.

Kepala BPBD Kota Palu  Presly Tampubolon mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan dengan Bank Dunia, Badan Kerjasama Internasional Jepang atau JICA, dan para peneliti, Kota Palu perlu menyiapkan teknologi dalam hal kesiapsiagaan.

Menurutnya, sirene peringatan tsunami atau early warning system, perlu ditambah.

Saat ini early warning system hanya ada 1 unit di Kota Palu, berada di lokasi Taman GOR Palu, Jalan Moh Hatta.

Sirene Peringatan Tsunami
Sirene Peringatan Tsunami (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

"Maka kami usulkan, minimal kita mempunyai 8 titik sirene peringatan tsunami, 4 di wilayah timur dan 4 di wilayah barat," ujarnya saat dihubungi TribunPalu.com, Kamis (14/3/2019).

Sirene itu akan dipasang di kawasan pesisir pantai Kota Palu yang memiliki panjang hingga 42 km.

Harapannya, ketika terjadi bencana, warga yang berada di pesisir pantai akan mengetahui, dan sesegera mungkin mencari tempat yang aman.

Dalam kondisi normal, suara sirene peringatan tsunami akan terdengar dalam radius 3 km.

Untuk mengantisipasi agar sirene peringatan tsunami tetap berfungsi saat terjadi bencana gempa atau tsunami, Presly mengungkapkan, pihaknya mengusulkan sirene yang memiliki teknologi canggih.

Sehingga tidak akan tergantung pada listrik yang disuplai PLN.

"Sehingga sirene peringatan tsunami itu harus didukung dengan teknologi elektrifikasi yang tinggi. Sehingga ketika listrik mati, sirene tetap bisa dibunyikan," terangnya.(*)

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved