Garuda Indonesia Tak Lagi Layani Penerbangan Rute Makassar-Bua

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia kini tidak lagi melayani rute penerbangan di Bandara Lagaligo Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

http://marketeers.com
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia 

TRIBUNPALU.COM - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia kini tidak lagi melayani rute penerbangan di Bandara Lagaligo Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Dimana, sejak 18 Desember 2017 lalu, maskapai milik pemerintah ini melayani penerbangan Makassar-Bua dan sebaliknya di Bandara Lagaligo yang terletak di Desa Puty, Kecamatan Bua.

Keputusan tersebut dikeluarkan manajemen maskapai penerbangan per tanggal 1 Maret 2019 lalu.

Kepala Bandara Lagaligo Bua, Irfan Arif saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

"Memang benar, sejak 1 Maret Garuda sudah berhenti beroperasi. Tapi lebih jelasnya, hubungi manajemen Garuda," ujarnya.

Garuda Indonesia saat melakukan penerbangan perdana Makassar-Bua, Senin (18/9/2017) lalu.
Garuda Indonesia saat melakukan penerbangan perdana Makassar-Bua, Senin (18/9/2017) lalu. (TRIBUN TIMUR/DESY ARSYAD)

Branch Manager Garuda Palopo, Dhani Setiawan menuturkan, alasan manajemen megambil keputusan tersebut karena mengalami kerugian.

"Iya mba, maskapai mengalami kerugian, jadi, dihentikan. Kursi yang disiapkan tidak penuh," katanya melalui WhatsApp, Kamis (14/3/2019).

Padahal, awalnya mereka optimis bisa meraih untung melayani penerbangan rute Bua-Makassar dan sebaliknya.

Karena di tahun pertama, pesawat ATR dengan 72 seat atau kursi selalu full penumpang.

Awal melayani penerbangan garuda hanya melayani tiga kali dalam sepekan. Yakni, Senin, Rabu, dan Jumat.

Kemudian pada April 2018 menambah jam penerbangan menjadi empat kali, pada hari ahad (Minggu).

Pada September 2018 lalu, pihak maskapai menambah jam terbang setiap hari melayani di Bandara Lagaligo.

Namun, seiring berjalannya waktu animo masyarakat Tana Luwu dan wisatawan ke Tana Toraja untuk menggunakan maskapai penerbangan udara menurun.

"Penumpang menurun. Dalam sekali penerbangan banyak kursi kosong," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved