Breaking News:

Terkini Sulteng

33 Penumpang Kapal KM Citra Bahari 3 yang Terapung di Perairan Banggai Dievakuasi Tim SAR

Mendapat informasi itu, Basarnas Palu langsung langsung mengerahkan 1 tim rescue yang berjumlah 15 orang dari Pos SAR Luwuk

Penulis: Haqir Muhakir | Editor: Bobby Wiratama
BASARNAS PALU
Proses evakuasi terhadap POB KM Citra Bahari 3 yang mengalami masalah mesin di Perairan Banggai, Sabtu (16/3/2019) pagi. 

Pencarian terhadap kapal KM Cahaya Murni di Perairan Banggai, terpaksa dihentikan sementara, Rabu (6/3/2019).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Basrano mengatakan, cuaca di lapangan saat ini kurang mendukung.

Tinggi gelombang di perairan tersebut berkisar antara 2 hingga 2,5 meter.

Sehingga, pencarian terpaksa dihentikan sementara, dan Tim SAR berlindung di Pulau Salakan.

Tim Rescue melakukan pencarian terhadap KM Cahaya Murni yang mengalami lost kontak rute Balut, Tanjung Pamali Provinsi Sulteng, menuju Tanjung Fleco, Bitung Provinsi Sulut, Rabu (6/3/2019).
Tim Rescue melakukan pencarian terhadap KM Cahaya Murni yang mengalami lost kontak rute Balut, Tanjung Pamali Provinsi Sulteng, menuju Tanjung Fleco, Bitung Provinsi Sulut, Rabu (6/3/2019). (BASARNAS PALU)

KM Cahaya Murni dikabarkan hilang kontak pada tanggal 26 Februari 2019.

"Harusnya tiba di Bitung tanggal 27 Februari 2019. Namun hingga saat ini kapal tersebut belum sampai di Bitung," jelasnya.

Rabu (6/3/2019), Tim Penyelamat melakukan pencarian terhadap KM Cahaya Murni yang mengalami lost contact di rute Balut, Tanjung Pamali Provinsi Sulawesi Tengah, menuju Tanjung Fleco, Bitung Provinsi Sulawesi Utara.

KM Cahaya Murni hilang kontak pada koordinat 1° 1'38.52"S - 123°47'53.88"T .

Area pencarian seluas 523 NM2, pada Koordinat, 1° 18’ 41” S, 123° 10’ 51” E, 0° 54’ 14” S, 123° 10’ 51” E, 0° 54’ 14” S, 123° 32’ 11” E, dan 1° 18’ 41” S, 123° 32’ 11” E.

Adapun nama kelima orang yang berada dalam kapal KM Cahaya Murni atau person on boat (POB) yaitu La Ode Iksan (nakhoda), Hendrik Pilapu (KKM), Abd Rasyid (juru mudi), Yekson (juru mudi), dan Barson S. Nggolon (juru masak).

Mereka tercatat sebagai karyawan perusahaan pelayaran rakyat PT Paradigma Baru Pelayaran.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved