Terkini Palu

Lima AMMDes Disiapkan Untuk Keperluan Air Bersih Penyintas di Pengungsian

Kementerian Perindustrian yang bekerja sama dengan Dekan Teknik Industri Zakir Sabara, menyumbangkan 5 Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes)

Lima AMMDes Disiapkan Untuk Keperluan Air Bersih Penyintas di Pengungsian
TRIBUNPALU.COM Muhakir Tamrin
Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto, saat meninjau AMMDes yang akan dikirim ke lokasi pengungsian, Kamis (28/3/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto, menyambangi Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (28/3/2019).

Kunjungan itu dalam rangka mendorong revitalisasi kegiatan usaha industri pasca bencana di Provinsi Sulawesi Tengah khususnya di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.

Selain itu, Kementerian Perindustrian yang bekerja sama dengan Dekan Teknik Industri Universitas Muslim Indonesia (UMI) Zakir Sabara, menyumbangkan 5 Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang dilengkapi aplikasi penjernih air.

Kelima AMMDes tersebut didistribusikan pada tiga wilayah terdampak gempa di Sulawesi Tengah, yakni Palu, Donggala, dan Sigi.

Kendaraan Parkir Sembarang di Badan Jalan akan Ditertibkan Dishub Palu

“Sesuai karakter AMMDES, unit yang dikirim ke Sulawesi Tengah juga dilengkapi Power Take Off (PTO) yang mampu menggerakkan alat produksi serta utilitas dan alat bantu kerja lain sehingga dapat dimanfaatkannmajsimal oleh masyarakat,” ujar Airlangga Hartarto.

AMMDes merupakan hasil pengembangan anak bangsa dengan jumlah komponen lokal mencapai hampir 90 persen dengan melibatkan Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai vendor komponennya hingga 42 persen.

Saat ini, AMMDES terus dikembangkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan produksi masyarakat.

“Setelah kami mengirimkan lima prototipe AMMDes penjernih air ke Palu untuk duiji coba, ternyata respons masyarakat di sana sangat luar biasa karena merasa terbantu,” imbuhnya.

Menteri Perindustrian Bantu 14 Pelaku Industri Kecil & Menengah di Sigi Lewat Rumah Produksi

Lanjutnya, AMMDes sendiri saat ini sudah diproduksi secara masal, dengan rencana awal 3.000 unit per tahun.

Ditargetkan, produksi AMMDes bisa mencapai 15.000 unit per tahun.

"Sekarang sedang proses dan sudah masuk dalam e-katalog," jelasnya.

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika menjelaskan, bantuan AMMDes pengolah air jernih diserahkan langsung kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di Kabupaten Sigi dan Donggala serta Kelompok Usaha Masyarakat di Kota Palu.

Menurut Putu, peluang bisnis penjernihan air menggunakan AMMDES dapat menghasilkan keuntungan yang cukup.

“Sebelumnya, kami melaksanakan bimbingan teknis kepada kelompok masyarakat penerima bantuan AMMDes penjernih air mengenai teknis pengoperasian selama 1-2 bulan,” terangnya. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved