Breaking News:

Terkini Sulteng

Yayasan Plan International Indonesia Bangun Ruang Ramah Anak di Sibalaya Utara, Sigi

Ruang Ramah Anak tersebut dibangun sebagai bentuk keseriusan YPII dalam program perlindungan anak korban bencana di Sulawesi Tengah

Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Ruang Ramah Anak di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah 

Yayasan Plan International Indonesia Bangun Ruan Ramah Anak di Sibalaya Utara, Sigi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Yayasan Plan International Indonesia (YPII), Kamis (28/3/2019) malam ini, meresmikan Ruang Ramah Anak di Desa Sibalaya Utara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Ruang Ramah Anak yang diberi nama Rumah Kencana ini, dibangun sebagai bentuk keseriusan YPII dalam program perlindungan anak korban bencana di Sulawesi Tengah.

Ruang Ramah Anak ini, dibangun atas kerjasama YPII dengan IBU Foundation.

"Rencananya malam nanti kami resmikan," kata Program Manager YPII, Wahyu Kuncoro.

Wahyu mengatakan, pembangunan Ruang Ramah Anak merupakan bagian dari program perlindungan anak dan remaja.

Pemda Sigi Minta Pemerintah Pusat Segera Selesaikan Masalah Air di Lokasi Pertanian

Tujuannya, agar memberikan ruang yang yang ramah bagi ribuan anak dan remaja yang terdampak.

Sehingga, para anak penyintas tersebut dapat berekspresi dan beraktivitas dalam kegiatan psikososial.

"Setiap anak wajib dilindungi hak-haknya untuk bebas berekspresi dan berkarya," Kata Wahyu.

Tidak hanya membangun Ruang Ramah Anak, YPII bersama mitranya juga memfasilitasi sebanyak 23 ruang ramah anak keliling.

Dorong Ekonomi Sulteng, Menperin Janjikan Kembalinya Regulasi Ekspor Rotan Sebagai Komoditi Unggulan

Selain itu melatih 42 komunitas anak dan kaum muda di 28 desa dampingan.

Sehingga dapat mengisi kegiatan psikososial di Ruang Ramah Anak dengan aktivitas yang kreatif dan menyenangkan.

"Seperti menari, bernyanyi, mengaji serta aneka lomba kreatif," jelasnya.

Untuk diketahui, selain program perlindungan anak, YPII tengah membangun 93 ruang belajar sementara, melatih 631 guru, pendistribusian paket huniasn sementara serta pemberian bantuan non tunai.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved