Breaking News:

Harga Tiket Mahal, Jumlah Penumpang Pesawat Domestik Anjlok

Sektor angkutan udara terus mendapat sorotan karena harga tiket pesawat yang jual maskapai masih mahal. Di tengah sorotan itu,

http://marketeers.com
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia 

TRIBUNPALU.COM - Sektor angkutan udara terus mendapat sorotan karena harga tiket pesawat yang jual maskapai masih mahal.

Di tengah sorotan itu, fakta terbaru disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin (1/4/2018).

Pada Januari-Februari 2019, jumlah penumpang angkutan udara domestik sebanyak 12,3 juta orang.

"Angka ini turun 15,38 persen dibandingkan periode Januari-Februari 2018," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor BPS.

Penurunan jumlah penumpang bisa dilihat di 5 bandara besar di Indonesia.

Penurunan terbesar terjadi di Bandara Kualanamu-Medan dari 663,8 ribu orang pada Januari-Februari 2018 menjadi 479,7 ribu atau turun 27,7 persen.

Selanjutnya diikuti oleh Bandara Hasanuddin-Makassar mencapai 20,1 persen, Juanda-Surabaya turun 19,7 persen, Soekarno Hatta-Tangerang turun 19,4 persen dan Ngurah Rai-Denpasar turun 7,7 persen.

Adapun penurunan di bandara lainnya mencapai 12,2 persen.

Sementara itu jumlah penumpang angkutan udara internsional mencapai 2,9 juta orang pada Januari-Februari 2019.

Angka ini naik 7,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Harga Tiket Mahal, Jumlah Penumpang Pesawat Domestik Anjlok"

Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved