Pemilu 2019

Kabid Humas Polda Sulteng Sebut 234 TPS di Sulteng Masuk Kategori Sangat Rawan

Dalam pengamanan pemungutan suara, Polda Sulteng menurunkan sebanyak 3.124 personel dari Polres jajaran.

Kabid Humas Polda Sulteng Sebut 234 TPS di Sulteng Masuk Kategori Sangat Rawan
Tribunpalu/Abdul Humul Faaiz
Tampak pasukan anti huru-hara berbaris rapi saat gelar apel Pemilu 2019 bulan maret lalu. Ribuan personel pilisi disiapkan untuk mengamankan pelansanaan Pemilu 2019 

Kabid Humas Polda Sulteng Sebut 234 TPS di Sulteng Masuk Kategori Sangat Rawan

TRIBUNPALU.COM, PALU - Polda Sulawesi Tengah akan menggeser pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) pengamanan pada H-3 dan H-4 pelaksanaan Pemilu 17 April 2019.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, AKBP Didik Supranoto, Jumat (12/4/2019).

"Sengaja digeser lebih awal agar beradaptasi dan mengenali lingkungan penugasannya," kata Didik.

Didik mengungkapkan, dalam pengamanan pemungutan suara, pihaknya menurunkan sebanyak 3.124 personel dari Polres jajaran.

Sementara dari Polda Sulteng sendiri menurunkan sebanyak 1.551 personel.

Personel TNI-Polri saat melakukan patroli gabungan jelang pilpres dan Pileg 2019 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/4/2019).
Personel TNI-Polri saat melakukan patroli gabungan jelang pilpres dan Pileg 2019 di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/4/2019). (Tribunpalu/Abdul Humul Faaiz)

Sulteng Bergerak: Layanan Pemerintah Terhadap Korban Bencana Sulteng Masuk Kategori Kurang Baik

"Kami juga dibantu oleh oleh 800 personel TNI untuk mengamankan 9.191 TPS," terangnya.

Sembilan ribuan jumlah personel ini kata Didik, sepadan berdasarkan tingkat kerawan wilayah TPS.

Berdasarkan pemetaan dan identifikasi terhadap 9.191 TPS, kata Didik telah dikelompokan menjadi 3 kategori TPS.

Yaitu TPS kategori kurang rawan, rawan, dan sangat rawan.

Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved