Breaking News:

Disadari atau Tidak, Inilah Usia di Mana Manusia Umumnya Kehilangan Teman dan Bahkan Sahabat

Namun, selesai kuliah dan mulai memasuki dunia kerja, daftar orang-orang yang kita sebut sebagai teman tersebut memendek.

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
lifehack.org
Ilustrasi orang yang mengalami kehilangan teman. 

TRIBUNPALU.COM - Usia sekolah hingga kuliah adalah saat-saat kita mengumpulkan daftar orang-orang yang kita anggap sebagai teman.

Namun, selesai kuliah dan mulai memasuki dunia kerja, daftar orang-orang yang kita sebut sebagai teman tersebut memendek.

Tentu tidak semua orang mengalaminya, ada pula orang-orang yang jumlah temannya tetap atau justru bertambah setelah bekerja.

Namun, menurut penelitian, memang ada usia tertentu di mana kita mulai kehilangan teman-teman kita, bahkan terkadang yang paling akrab.

Ya, belum lama ini ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Aalto University School of Science di Finlandia.

Ilustrasi kesepian. Kesepian dapat berdampak buruk terhadap kesehatan.
Ilustrasi kesepian. Kesepian dapat berdampak buruk terhadap kesehatan. (gretchenrubin.com)

Menurut hasil penelitian tersebut, kita akan kehilangan teman lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, yakni di usia 25 tahun.

Menurut para peneliti dari Departemen Psikologi Eksperimental ini, lingkungan pertemanan seseorang diperkirakan akan terus bertumbuh hingga mereka mencapai usia 25 tahun.

Tapi sayangnya, setelah usia 25 tahun, lingkaran pertemanan yang kita punya akan terus menerus mengecil, seperti dikutip dari Huffingtonpost.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 ini menggunakan rekam jejak telepon dari 3,2 juta responden di salah satu operator di Eropa.

Dalam studi tersebut, peneliti menemukan fakta bahwa rata-rata wanita berumur 25 tahun menelepon 17,5 orang setiap bulannya.

Halaman
12
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved