Terkini Palu

Meski Masih Tinggal di Tenda Darurat, Penyintas di Balaroa Tetap Semangat Nyoblos

Meski hidup dalam serba kekurangan, mereka mengaku tetap berkontribusi dalam pemilihan umum yang akan dihelat Rabu (17/4/2019)

Meski Masih Tinggal di Tenda Darurat, Penyintas di Balaroa Tetap Semangat Nyoblos
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Aktivitas pengungsi di shelter pengungsian menjelang hari pemilu di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Selasa (16/4/2019) pagi. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 418 kepala keluarga masih bertahan di shelter pengungsian di Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, hingga Selasa (16/4/2019) pagi.

Mereka masih bertahan di dataran tinggi arah barat dari Kelurahan Balaroa.

Lokasi tenda darurat yang mereka tempati itu hanya berjarak sekitar 800 meter dari lokasi likuifaksi.

Saat ini kondisi tenda darurat para penyintas itu cukup memprihatinkan.

Sebab, di tempat gersang itu mereka kekurangan air bersih.

Jelang Pemilu 2019, Tiga Lokasi Ditetapkan Paling Rawan di Kota Palu

Sejak sepekan terakhir petugas tidak lagi menyuplai air bersih.

Meski hidup dalam serba kekurangan, mereka mengaku tetap berkontribusi dalam pemilihan umum yang akan dihelat Rabu (17/4/2019) besok.

H Yusuf, salah seorang pengungsi yang tinggal di tenda darurat mengatakan, dia bersama warga lainnya sudah berkomitmen untuk datang ke tempat pemungutan suara.

"Tetap ba coblos, kami anggap itu kewajiban," ujarnya.

Strategi Polres Palu Amankan Distribusi Logistik Pemilu dan Pelaksanaan Pemilu 2019

Menurut mereka, meski tinggal di pengungsian tetapi harus berperan aktif dalam dalam pemilu.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved