Breaking News:

Klarifikasi Metro TV Terkait Viral Grafis Hasil Quick Count Sementara yang Menangkan Prabowo-Sandi

Video dan tangkapan layar grafis data hasil Pemilu 2019 dipakai untuk menuduh MetroTV melakukan kebohongan.

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Instagram/MetroTV
Grafis Data Hasil Sementara Quick Count Pilpres 2019 MetroTV yang sempat menampilkan Prabowo-Sandi unggul. 

TRIBUNNEWS.COM - Video dan tangkapan layar grafis data hasil sementara quick count Pilpres 2019 MetroTV viral di media sosial.

Dalam grafis itu, pasangan Prabowo-Sandi unggul dengan perolehan di atas 50 persen.

Sementara pasangan Joko Widodo (Jokowi) Maruf-Amin memperoleh suara di kisaran 40 persen.

Video dan tangkapan layar grafis data hasil Pemilu 2019 itu kemudian dipakai untuk menuduh MetroTV melakukan kebohongan dengan mengganti perolehan Prabowo-Sandi

Atas viralnya video dan tangkapan layar grafis hasil sementara quick qount itu, MetroTV memberikan klarifikasi.

Grafis Data Hasil Sementara Quick Count Pilpres 2019 MetroTV yang sempat menampilkan Prabowo-Sandi unggul.
Grafis Data Hasil Sementara Quick Count Pilpres 2019 MetroTV yang sempat menampilkan Prabowo-Sandi unggul. (Instagram/MetroTV)

Klarifikasi itu disampaikan Mtero TV di akun Instagramnya, @metrotv, Rabu (17/4/2019) malam.

MetroTV menyatakan terdapat kesalahan teknis dalam penayangan grafis data hasil sementara quick count Pilpres 2019 pada pukul 15.12 WIB. 

"Klarifikasi Grafis Data Hasil Sementara Quick Count Pilpres 2019

Terdapat kesalahan teknis dalam penayangan grafis data hasil sementara penghitungan cepat Pilpres 2019 pada pukul 15.12 WIB. Di dalam tayangan tersebut terdapat perbedaan data grafis dengan election ticker yang muncul di layar. Berikut kami tampilkan data terakhir penghitungan suara yang benar," tulis @@metrotv

Hasil Quick Count Pilpres 2019 Live Metro TV: Jokowi vs Prabowo, Rabu Pukul 15.09 WIB

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved