Terkini Palu

Ini Permintaan Penggugat Presiden Jokowi di Proses Mediasi Kasus Penjarahan saat Gempa Palu

Proses mediasi para pihak itu akan berlangsung selama 30 hari ke depan, sesuai Peraturan Mahkamah Agung nomor 1 tahun 2016.

Ini Permintaan Penggugat Presiden Jokowi di Proses Mediasi Kasus Penjarahan saat Gempa Palu
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Proses sidang mediasi antara penggugat pemerintah Indonesia dengan perwakilan Pemerintah Indonesia, di Pengadilan Negeri Palu, Senin (22/4/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Perkara gugatan sembilan pengusaha asal Kota Palu kepada Pemerintah Republik Indonesia, belanjut ke sidang mediasi.

Selasa (22/4/2019) siang, majelis hakim yang dipimpin Paskatu Hardinata menunjuk I Made Sukanada, sebagai hakim mediator.

Proses mediasi para pihak itu akan berlangsung selama 30 hari ke depan, sesuai Peraturan Mahkamah Agung nomor 1 tahun 2016.

Dalam sidang yang berlangsung Senin pukul 14.13 itu, tergugat 1, tergugat 3 dan tergugat 4 tidak hadir atau mengirim perwakilannya.

Dalam sidang mediasi, para penggugat minta agar kerugian materil sejumlah Rp 87 miliar saja yang dibayarkan.

"Sedangkan kerugian immateril Rp45 miliar, para penggugat tidak menuntut lagi," ujar Kuasa Hukum Penggugat, Muslim Mamulai,saat dihubungi TribunPalu.com.

Kepala Sekolah SMP Negeri 10 Palu Maklumi Keterlambatan Beberapa Siswanya saat UNBK

Direncanakan, sidang mediasi lanjutan akan dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2019 mendatang.

Meski para penggugat sudah menyampaikan permintaannya, tapi para perwakilan tergugat itu menyampaikan apa pun.

" Mereka akan menyampaikan langsung kepada tergugat prinsipal," jelasnya.

Penggugat berharap melalui proses mediasi tersebut, ditemukan solusi yang menguntungkan bagi semua pihak.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved