Tekno

Terapkan Kebijakan Penumpang Wajib Selfie, Grab Klaim Bisa Tekan Angka Kejahatan hingga 45%

Grab meluncurkan dua fitur keamanan baru berupa verifikasi akun penumpang melalui foto selfie

Terapkan Kebijakan Penumpang Wajib Selfie, Grab Klaim Bisa Tekan Angka Kejahatan hingga 45%
KOMPAS.com/Bill Clinten
Keterangan foto (Ki-Ka) : Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia, Budi Wahyuni, Wakil Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan, Prisia Nasution, Aktris dan Atlet Pencak Silat, Bungsu Widowati, Area Head of Sales GrabFood Sulawesi & Kalimantan dan Pelatih Taekwondo, padas saat memperkenalkan dua fitur keamanan terbaru dari Grab, di sebuah acara di Jakarta, (22/4/2019) 

TRIBUNPALU.COM - Grab meluncurkan dua fitur keamanan baru berupa verifikasi akun penumpang melalui foto selfie, dalam sebuah acara di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Fitur ini telah diuji coba sejak bulan Januari 2019 hingga Maret 2019 kepada setidaknya 50 persen pengguna Grab di Indonesia.

Selama masa uji coba yang berlangsung lebih kurang tiga bulan itu, perusahaan ride-hailing asuhan Anthony Tan ini mengklaim bahwa kasus kejahatan yang melibatkan pengemudi maupun penumpang menurun sekitar 45 persen.

UPDATE Hasil Real Count Pilpres 2019 KPU Pukul 18.00 WIB, Data Masuk 16,5 Persen, Selisih 9,9 Persen

"Apapun kami lakukan untuk menurunkan (angka) kejahatan-kejahatan yang terjadi di platform kami, baik terhadap pengemudi maupun penumpang," ujar Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia.

Ilustrasi cara menggunakan verifikasi wajah di aplikasi Grab
Ilustrasi cara menggunakan verifikasi wajah di aplikasi Grab (Grab Rilis)

Dia tidak menjelaskan lebih lanjut soal berapa persisnya jumlah kasus kejahatan yang melibatkan penumpang atau pengendara Grab, baik dalam masa uji coba maupun sebelum kemunculan fitur verifikasi via selfie.

Bela diri untuk driver perempuan

Selain meluncurkan fitur keamanan baru, Grab juga menggandeng Komnas Perempuan terkait pencegahan tindakan kejahatan, khususnya kekerasan seksual.

Sejak awal kerja sama dengan Grab pada bulan November 2018 lalu, Komnas Perempuan turut berkontribusi untuk membantu mengembangkan praktik terbaik dalam menangani dan mencegah kekerasan seksual di platform Grab.

Komnas Perempuan juga ikut membekali mitra pengemudi Grab tentang pedoman anti kekerasan perempuan.

Jika ada kekerasan atau pelecehan seksual terhadap perempuan di platform Grab, maka Komnas Perempuan akan lkut serta dalam penanganan kasus tersebut.

Dalam rangka momen Hari Kartini, Grab juga mengadakan pelatihan bela diri bagi 100 mitra pengemudi perempuan di Jabodetabek untuk membekali mereka dengan kemampuan bela diri dasar.

Hal tersebut dilakukan demi mendorong mitra pengemudi perempuan agar lebih berani dan hidup tanpa rasa takut.

Pelatihan bela diri ini dipimpin oleh Bungsu Widowati, selaku Area Head of Sales GrabFood Sulawesi & Kalimantan sekaligus Pelatih Taekwondo, dan juga Prisia Nasution, Aktris dan Atlet Pencak Silat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penumpang Wajib Selfie, Grab Klaim Angka Kejahatan Turun 45 Persen", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved