Pemilu 2019

Sandiaga Uno Lakukan Salat Gaib Bersama Sejumlah Ulama untuk Anggota KPPS yang Telah Meninggal

Calon wakil presiden nomor urut 02, sandiaga Salahudin Uno melakukan salat gaib untuk para anggota KPPS yang meninggal.

Sandiaga Uno Lakukan Salat Gaib Bersama Sejumlah Ulama untuk Anggota KPPS yang Telah Meninggal
TribunWow.com
Setelah sembuh dari sakit, calon presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno kini meminta relawan dan simpatisan Prabowo-Sandi untuk turut serta mengawal dan mengawasi penghitungan suara. 

TRIBUNPALU.COM - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno mengucapkan rasa dukanya untuk para anggota KPPS yang meninggal.

Ungkapan tersebut ia tuliskan melalui cuitan di akun Twitternya.

Selain mengucapkan rasa dukanya, Sandiaga juga mengungkapkan bahwa dia, sejumlah ulama telah melakukan salat gaib untuk para anggota KPPS yang telah meninggal.

90 Anggota KPPS dan 15 Anggota Polri Meninggal Dunia, Jokowi: Mereka Pejuang Demokrasi

"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Saya turut berduka atas 119 anggota KPPS yang meninggal dunia saat proses rekapitulasi hasil Pemilu. Saya bersama para ulama & habib Dzuriyat NU & Jawa Timur baru saja melakukan shalat gaib untuk sahabat2 kita, KPPS yang telah meninggalkan kita," tulis Sandiaga Uno.

Sebelumnya presiden Republik Indonesia, Joko Widodo juga sudah mengucapkan turut berduka cita untuk para anggota KPPS yang meninggal.

"Pemilu 2019 pada 17 April lalu adalah pekerjaan raksasa yang begitu rumit dan kompleks. Diikuti lebih 80 persen dari 192 juta warga yang memiliki hak pilih di dalam dan luar negeri, dengan sekitar 810.000 TPS, dan hanya berlangsung satu hari saja!"

"Syukur Alhamdulillah, pemilu ini berjalan lancar dan aman. Semua itu berkat kerja keras banyak pihak, terutama para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang bertugas penuh dedikasi di TPS-TPS, sejak persiapan sampai penghitungan suara."

"Di luar sukses penyelenggaraan hajatan demokrasi ini, kita telah mendengar kabar duka mengenai meninggalnya sejumlah petugas KPPS dan juga aparat Kepolisian RI, karena kelelahan dan sebab lainnya."

"Saya, atas nama pribadi, pemerintah, dan negara, menyampaikan duka cita dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Para petugas KPPS dan polisi-polisi ini adalah pejuang demokrasi yang meninggal dalam tugasnya."

"Semoga Allah SWT menerima semua amal kebaikan mereka, menjadi sebuah keberkahan bagi Indonesia, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tulis Jokowi di alun Instagramnya, Selasa (23/4/2019).

Halaman
12
Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved