Breaking News:

Sambut Ramadan 2019, Pemprov Sulawesi Tengah Gelar Pasar Murah di Kelurahan Palupi

Menyambut bulan puasa 1440 Hijriyah tahun ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar pasar murah.

TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Aktivitas jual beli di pasar murah yang digelar di Jalan Pue Bongo II, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Rabu (24/4/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Menyambut bulan puasa 1440 Hijriyah tahun ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar pasar murah.

Pasar murah digelar di Jalan Pue Bongo II Kelurahan Palu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, mulai tanggal 24 - 25 April 2019.

Selama pelaksanaannya, pasar murah dibuka mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WITA.

Pasar murah kali ini dilaksanakan atas inisiatif Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah, bekerjasama dengan Bank Indonesia, BUMN Bulog, serta BUMN Perusahaan Perdagangan Indonesia.

Aktivitas jual beli di pasar murah yang digelar di Jalan Pue Bongo II, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Rabu (24/4/2019).
Aktivitas jual beli di pasar murah yang digelar di Jalan Pue Bongo II, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Rabu (24/4/2019). (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)
Aktivitas jual beli di pasar murah yang digelar di Jalan Pue Bongo II, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Rabu (24/4/2019).
Aktivitas jual beli di pasar murah yang digelar di Jalan Pue Bongo II, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Rabu (24/4/2019). (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Di pasar murah kali ini, semua barang kebutuhan pokok dan barang penting bisa dibeli dengan harga terjangkau.

Seperti beras, telur, minyak goreng, tepung terigu, susu kental manis, gula pasir, hingga gas elpiji ukuran 3 kilogram.

Tidak hanya itu, barang kebutuhan lain seperti kopi kemasan, sabun mandi, sabun cuci, bawang goreng, mie instan, dan mentega juga bisa diperoleh dengan harga murah.

Berdasarkan pantauan TribunPalu.com pada Rabu (24/4/2019) pukul 09.19 WITA, ratusan warga sekitar sudah mulai berdatangan.

Beberapa jenis barang yang banyak dibeli warga yaitu minyak goreng dan gula pasir.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tengah, Arif Latjuba mengatakan, pasar murah itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang hingga bulan puasa.

"Pasar murah ini untuk mendekatkan pelaku usaha dengan konsumen, mereka yang terlibat ini adalah para distributor dan toko retail," jelasnya.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved