Breaking News:

Pencarian Warga Toli-Toli yang Diterkam Buaya Dihentikan

Operasi pencarian terhadap Daniel (30) warga Desa Kamalu, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Toli-toli, tidak membuahkan hasil hingga hari ketujuh.

DOK. BASARNAS PALU
Operasi pencarian Daniel (30), warga Desa Desa Kamalu, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Toli-toli, yang hilang diterkam buaya di sungai Maraja, Rabu (24/4/2019). 

Namun kata Basrano, operasi SAR akan kembali dibuka jika ada informasi atau tanda-tanda keberadaan korban.

Operasi pencarian Daniel (30), warga Desa Desa Kamalu, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Toli-toli, yang hilang diterkam buaya di sungai Maraja, Rabu (24/4/2019).
Operasi pencarian Daniel (30), warga Desa Desa Kamalu, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Toli-toli, yang hilang diterkam buaya di sungai Maraja, Rabu (24/4/2019). (DOK. BASARNAS PALU)

Adapun unsur SAR yg terlibat yaitu Personel Pos SAR Toli-Toli, BPBD Toli-Toli, Camat Ogodeide, Babinsa Kamalu, dan masyarakat setempat.

Sebelumnya, Daniel, dilaporkan hilang karena diterkam buaya di Sungai Maraja Desa Kamalu, Kecamatan Ogodeide pada Rabu (17/4/2019).

Hal itu disampaikan oleh saksi atas nama Aris, Kades Pagaitan, Kecamatan Ogodeide.

"Satu orang hilang diterkam buaya di sungai Maraja Desa Kamalu Kecamatan Ogodeide Kabupaten Toli-toli," ujarnya.

Diketahui, pada Rabu pagi pukul 07.00 WITA, korban sedang memancing ikan di pinggir sungai bersama rekan-rekannya.

Pada pukul 15.00 WITA, korban istirahat makan, tetapi saat makan siang di pinggir sungai itulah ia diterkam buaya.

Saat kejadian seluruh rekan dan warga setempat telah melakukan upaya pencarian namun hasil nihil.

Laporan hilangnya Daniel, warga Desa Kamalu tersebut diterima Badan Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu, pada Kamis (18/4/2019).

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Tags
BPBD
SAR
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved