Pemilu 2019

Ketua DPR Sarankan Penyelenggaraan Pileg dan Pilpres Kembali Dipisah

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senin (11/2/2019)

Ketua DPR Sarankan Penyelenggaraan Pileg dan Pilpres Kembali Dipisah
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senin (11/2/2019) 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Senin (11/2/2019)

Menurut dia, seharusnya pemilu level eksekutif dan legislatif kembali dipisah.

"Mendorong fraksi-fraksi yang ada di DPR RI sebagai perpanjangan tangan partai politik untuk mengembalikan sistem pemilu yang terpisah antara eksekutif (Pilpres dan pilkada) dan Pileg (DPR RI, DPD, dan DPRD) seperti pemilu lalu," ujar Bambang melalui keterangan tertulis, Kamis (25/4/2019).

Namun, pelaksanaannya harus dimodifikasi kembali.

Dia pribadi berpendapat pilpres dilakukan serentak dengan pilkada.

Soal Kecurangan Pemilu, Pengamat Politik: Tidak Dilaporkan, tetapi Diviralkan di Medsos, Maunya Apa?

Sementara pileg untuk DPR RI dilakukan serentak dengan DPD dan DPRD.

"Jadi dalam lima tahun hanya ada dua agenda pemilu," kata dia.

Selain mengusulkan perubahan pelaksanaan pemilu serentak, Bambang juga mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyiapkan sistem e-voting.

Menurut dia, sistem itu akan membuat pemilu lebih murah, efisien, dan bisa menekan kelelahan dan meninggalnya anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Dorongan evaluasi pemilu serentak juga dikemukakan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Halaman
12
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved