Breaking News:

Pasca Banjir yang Bawa Gelondongan Kayu, Bupati Sigi Minta Warga Hentikan Aktivitas Penebangan Liar

Bupati Sigi, Irwan Lapata meminta warga untuk menghentikan aktivitas penebangan liar di kawasan hutan.

TribunPalu.com/Abdul Humul Faaiz
Bupati Sigi, Irwan Lapata saat meninjau lokasi banjir di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (29/4/2019). 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Bupati Sigi, Irwan Lapata meminta warga untuk menghentikan aktivitas penebangan liar di kawasan hutan.

Pasalnya kata dia, dengan melihat bentuk kayu yang terbawa oleh arus banjir, hampir dipastikan ada aktivitas penebangan di kawasan hutan.

"Saya tidak menuduh, tapi kalau lihat bentuk kayu ini ada akar dan terpotong-potong, pertanyaannya ada apa di atas sana," kata Irwan, Senin (29/4/2019).

Kondisi ini sama dengan banjir yang terjadi di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa dan Desa Salua, Kecamatan Kulawi.

Hampir semua arus banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Sigi membawa kayu gelondongan.

"Saya harap, tolong dihentikan segera," tegasnya.

Bupati Sigi, Irwan Lapata saat meninjau lokasi banjir di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigj, Sulawesi Tengah, Senin (29/4/2019).
Bupati Sigi, Irwan Lapata saat meninjau lokasi banjir di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigj, Sulawesi Tengah, Senin (29/4/2019). (TribunPalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Kata Irwan, larangan tersebut bukan kali pertama yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sigi, bahkan sudah menjadi bagian dari program utama pemerintah.

"Di program kami sudah ada penanaman pohon setiap desa, itu 5000 pohon tapi belum mencakup semua," jelasnya.

Irwan sendiri mengakui jika Program Sigi Hijau tersebut belum terlaksana secara maksimal.

Namun, pemerintah akan terus berupaya menyosialisasikan program tersebut.

Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved