Update Data KPU Terbaru Per Senin 29 April, Jumlah Petugas KPPS yang Meninggal Dunia Capai 296 Orang

Total petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tertimpa musibah hingga Senin (29/4) pukul 08.00 WIB, sudah mencapai 2.447 jiwa.

TribunKaltim.co/Christoper Desmawangga
Jenazah Dany Faturrahman (41) diangkat warga sekitar guna dishalatkan sebelum dimakamkan di TPU Kenanga, jalan Sentosa, Samarinda, Kamis (18/4/2019). Petugas KPPS ini meninggal dunia setelah menunaikan tugasnya. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hampir dua minggu berlalu dari penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019, kabar duka masih menyelimuti.

Jumlah petugas penyelenggara Pemilu 2019 yang tertimpa musibah kian hari terus bertambah.

Hal itu seiring dengan proses rekapitulasi suara di tingkat Kabupaten/Kota yang belum rampung sepenuhnya.

Total petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tertimpa musibah hingga Senin (29/4) pukul 08.00 WIB, sudah mencapai 2.447 jiwa.

Rinciannya, 296 orang sudah meninggal dunia, dan 2.151 lainnya jatuh sakit. Total, ada 2.447 Petugas penyelenggara Pemilu yang tertimpa musibah.

Mayoritas, mereka terkena musibah karena terus bekerja secara maraton selama 24 jam tanpa henti.

"Update data per 29 April 2019 pukul 08.00 WIB, Wafat 296, Sakit 2.151. Total 2.447," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU RI Arief Rahman Hakim lewat keterangan tertulisnya, Senin (29/4/2019).

Bila sesuai jadwal, KPU RI seharusnya sudah bisa membuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional per 25 April 2019.

Namun hal ini belum bisa dilakukan karena rekap suara di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi belum sepenuhnya rampung.

Baru sejumlah kecamatan yang merampungkan rekapitulasi suara. Namun di tempat yang lain, lebih banyak lagi kecamatan yang masih melangsungkan rekapitulasi.

Halaman
12
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved