Kabar Tokoh

Susi Pudjiastuti Mohon ke Mahkamah Agung, Kapal Pencuri Tak Dilelang Tapi Dimusnahkan, Ini Alasannya

Menteri Susi Pudjiastuti melalui Twitternya tegas menolak kebijakan pelelangan kapal illegal fishing, sebab harus dimusnahkan untuk beri efek jera.

Susi Pudjiastuti Mohon ke Mahkamah Agung, Kapal Pencuri Tak Dilelang Tapi Dimusnahkan, Ini Alasannya
Instagram/Susi Pudjiastuti115
Lewat akun Twitternya, Susi Pudjiastuti minta ke jaksa agung dan Mahkamah Agung untuk memusnahkan kapal pencuri ikan. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastusti, rupanya serius ingin memberikan efek jera kepada kapal illegal fishing alias kapal pencuri ikan.

Ia pun jengah dengan pelelangan kapal illegal fishing setelah ada keputusan hukum yang tetap.

Menurutnya, sudah sepatutnya kapal-kapal tersebut dimusnahkan agar tak terjadi kesalahan yang terulang.

Susi Pudjiastuti juga meminta kepada jaksa agung dan Mahkamah Agung terkait sanksi bagi kapal yang melakukan pencurian ikan di laut Indonesia.

Melalui sebuah cuitan di akun Twitter yang terverifikasi, Susi Pudjiastusti meminta agar tidak menjadikan kapal illegal fishing untuk dilelang.

"Yth. Pak Jaksa Agung dan Pak Ketua Mahkamah Agung; dengan segala kerendahan hati saya mohon semua tuntutan dan putusan untuk Kapal Ilegal Fishing TIDAK LAGI Dirampas untuk Dilelang tapi Dirampas untuk Dimusnahkan. Mohon semua yang saat ini dalam proses banding ditolak dan TETAP untuk dimusnahkan" tulis @susipudjiastuti, Selasa (30/4/2019).

Masih dalam kicauannya di Twitter, Susi Pudjiastuti menyatakan bahwa lelang kapal illegal fishing menjadi mainan segelintir oknum.

Sebelumnya, Susi Pudjiastuti juga sempat menjelaskan terkait proses hukum kapal-kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia yang masih belum tuntas.

Beberapa dari mereka mengajukan banding di pengadilan agar kapal tidak dimusnahkan.

Susi Pudjiastuti menyebut hal ini sebagai permainan lama dari para oknum.

Halaman
123
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved