Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadan 2019 Sebulan Penuh untuk Wilayah Sulawesi Selatan

Agar tidak telat bangun sahur dan tepat waktu menjalankan salat saat ramadan, berikut bisa didownload secara gratis jadwal Imsakiyah Ramadan 2019 dari

Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadan 2019 Sebulan Penuh untuk Wilayah Sulawesi Selatan
Instagram Jokowi
Jokowi Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 

4. Niat salat sunah tarawih sendirian

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII SUNNATAT-TARAAWIIHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI LILLAAHI TA'ALAA

Artinya:

Saya niat salat sunah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala

5. Niat salat Sunnah Witir 3 Raka'at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI TSALAATSA RAKA'AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA

Artinya:

Saya niat salat witir tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala

- Niat salat sunah witir 2 raka'at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA

Artinya :

Saya niat salat witir dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala

- Niat salat witir 1 raka'at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK'ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA

Artinya:

Saya niat salat witir satu rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala

Hukum Belum Lunasi Hutang Puasa

Mungkin sebagian orang masih punya utang puasa di tahun lalu.

Hal tersebut pastinya akan mengganggu ibadah kita untuk ke depannya.

Bagaimana hukumnya jika seorang muslim belum melunasi puasanya, dan apa yang harus dilakukan?

Ustadz Muhammad Alwi Yusuf, salah satu Ustaz kembar yang biasa tampil di sejumlah acara dakwah televisi memberikan penjelasannya.

Menurut Alwi Yusuf, hukumnya membayar hutang puasa adalah wajib dengan segera dikerjakan.

Istilahnya dalam hal itu adalah puasa Qadha.

Ustadz Alwi menjelaskan bahwa sebetulnya sangat mudah sekali untuk membayar hutang puasa atau puasa qadha, karena ada 11 bulan membentang diluar bulan Ramadhan untuk mengerjakannya.

Yang diperkenankan meng-qadha puasa adalah yang terkena udzur syar'i.

"Yang mendapatkan udzur adalah sakit dan tidak kuat berpuasa, atau sedang dalam bepergian (musafir), wanita haidh atau nifas, atau dalam keadaan hamil dan menyusui," ujar Ustadz Alwi seperti dikutip TribunJakarta.com.

Penjelasan tersebut sesuai dengan ayat di kitab suci Al-quran adalah:

وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al Baqarah: 185)

Namun Ustad Alwi menyampaikan bahwa jika terlewat hutang Ramadhan sebelumnya sampai dengan Ramadhan lagi belum digantikan, maka menurut madzhab Syafii adalah dengan selain Qadha juga terkena fidyah satu mud setiap harinya.

 Jika terlambat setahun maka ditambah lagi satu mud.

Hitungan satu mud adalah kurang dari satu liter beras.

Maka kira kira dalam satu hari ukurannya adalah satu liter beras.

Jika terlambat dua tahun maka setiap harinya ditambah dua mud.(*)

(TribunPalu.com)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved