Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadan 2019 Sebulan Penuh untuk Wilayah Sulawesi Selatan

Agar tidak telat bangun sahur dan tepat waktu menjalankan salat saat ramadan, berikut bisa didownload secara gratis jadwal Imsakiyah Ramadan 2019 dari

Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadan 2019 Sebulan Penuh untuk Wilayah Sulawesi Selatan
Instagram Jokowi
Jokowi Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 

TRIBUNPALU.COM -  Puasa Ramadan 2019 dimulai pada Senin 6 Mei 2019.

Untuk memudahkan masyarakat mengetahui waktu buka puasa dan Imsakiyah Ramadhan 2019, Muhammadiyah mengeluarkan jadwal seluruh wilayah di Indonesia.

Jadwal disusun  Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Ustaz Oman Fathurohman SW.

Termasuk mereka yang di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Agar tidak telat bangun sahur dan tepat waktu menjalankan salat saat ramadan, berikut bisa didownload secara gratis jadwal Imsakiyah Ramadan 2019 dari PP Muhammadiyah. 

Link download jadwal puasa Sulawesi Tengah.

Bulan Ramadan juga tentu menjadi ajang bagi semua umat muslim untuk memperbanyak amal ibadah. 

Dikutip dari Tribunnews.com, berikut bacaan niat puasa hingga niat salat tarawih di malam hari. 

Sebelum bulan Ramadan tiba, ada baiknya kita mengingat kembali bacaan niat puasa hingga niat salat tarawih di malam hari.

Berikut niat hingga doa buka puasa Ramadan, salat sunat tarawih, dan salat sunat witir: 

1.Niat Puasa

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

"Dzahabazh zhoma-u, wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru, Insyaa Allah"

Artinya :

“Telah tiada (hilang) dahaga, urat-urat sudah basah, dan sudah diraih pahala, Insyaa Allaah.”

Ada pula yang membaca:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SHAUMA GHODIN 'AN ADAA'I FARDHI SYAHRI ROMADHOONA HAADZIHIS SANATI LILLAHI TA'ALA

Artinya:

Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala.

2. Doa Buka Puasa

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin

Artinya:

Ya Allah keranaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih.

3. Niat salat Tarawih sebagai ma'mum

 اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli Sunnatat-taraawiihi rok'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillaahi ta'alaa

Artinya:

Saya niat salat sunah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala

4. Niat salat sunah tarawih sendirian

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII SUNNATAT-TARAAWIIHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI LILLAAHI TA'ALAA

Artinya:

Saya niat salat sunah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala

5. Niat salat Sunnah Witir 3 Raka'at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI TSALAATSA RAKA'AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA

Artinya:

Saya niat salat witir tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala

- Niat salat sunah witir 2 raka'at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA

Artinya :

Saya niat salat witir dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala

- Niat salat witir 1 raka'at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK'ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA

Artinya:

Saya niat salat witir satu rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala

Hukum Belum Lunasi Hutang Puasa

Mungkin sebagian orang masih punya utang puasa di tahun lalu.

Hal tersebut pastinya akan mengganggu ibadah kita untuk ke depannya.

Bagaimana hukumnya jika seorang muslim belum melunasi puasanya, dan apa yang harus dilakukan?

Ustadz Muhammad Alwi Yusuf, salah satu Ustaz kembar yang biasa tampil di sejumlah acara dakwah televisi memberikan penjelasannya.

Menurut Alwi Yusuf, hukumnya membayar hutang puasa adalah wajib dengan segera dikerjakan.

Istilahnya dalam hal itu adalah puasa Qadha.

Ustadz Alwi menjelaskan bahwa sebetulnya sangat mudah sekali untuk membayar hutang puasa atau puasa qadha, karena ada 11 bulan membentang diluar bulan Ramadhan untuk mengerjakannya.

Yang diperkenankan meng-qadha puasa adalah yang terkena udzur syar'i.

"Yang mendapatkan udzur adalah sakit dan tidak kuat berpuasa, atau sedang dalam bepergian (musafir), wanita haidh atau nifas, atau dalam keadaan hamil dan menyusui," ujar Ustadz Alwi seperti dikutip TribunJakarta.com.

Penjelasan tersebut sesuai dengan ayat di kitab suci Al-quran adalah:

وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

“Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.” (QS. Al Baqarah: 185)

Namun Ustad Alwi menyampaikan bahwa jika terlewat hutang Ramadhan sebelumnya sampai dengan Ramadhan lagi belum digantikan, maka menurut madzhab Syafii adalah dengan selain Qadha juga terkena fidyah satu mud setiap harinya.

 Jika terlambat setahun maka ditambah lagi satu mud.

Hitungan satu mud adalah kurang dari satu liter beras.

Maka kira kira dalam satu hari ukurannya adalah satu liter beras.

Jika terlambat dua tahun maka setiap harinya ditambah dua mud.(*)

(TribunPalu.com)

Penulis: Imam Saputro
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved