GP Ansor Sulawesi Tengah Minta Jaksa Tahan Tersangka Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Ansor,Gus Nur

GP Ansor Sulteng meminta kejaksaan untuk melakukan penahanan kepada Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)
Kuasa hukum Gerakan Pemuda ( GP) Ansor, Sulteng , Moh. Rizki Lembah (tengah). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulteng meminta kejaksaan untuk melakukan penahanan kepada Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik Ansor dan Banser.

Polda Sulteng pun telah menetapkan Sugi Nur Raharja alias Gusnur, sebagai tersangka dan telah melimpahkan berkas perkara tahap II kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis, (9/5/2019) lalu.

Namun pihak kejaksaan tidak melakukan penahanan terhadap Gusnur.

Kejaksan memiliki pertimbangan Gusnur masih menghadapi proses hukum di Jawa Timur (Jatim).

Menanggapi hal tersebut, Kuasa hukum Gerakan Pemuda ( GP) Ansor, Sulteng , Moh. Rizki Lembah, mengatakan, seharusnya Gusnur ditahan pihak kejaksaan.

"Berdasarkan pasal 21 ayat (1), KUHAP perintah penahanan terhadap seorang tersangka atau terdakwa yang diduga keras melakukan tindak pidana, berdasarkan bukti yang cukup," katanya, Jumat (10/5/2019) malam.

Dalam hal ini kata dia, adanya menimbulkan kekhawatiran, bahwa tersangka akan melarikan diri.

Selain itu tersangka ditakutkan akan merusak atau menghilangkan barang bukti.

"Bahkan akan mengulangi tindak pidana serupa," teganya.

Sugi Nur kata dia, sudah memenuhi syarat untuk ditahan.

Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved