Terkini Sulteng

Bantu Pulihkan Ekonomi Warga Sigi, ACT Bentuk Kelompok Usaha Bawang Goreng

Ditengah himpitan ekonomi penyintas bencana, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap terus berikhtiar untuk membantu memulihkan ekonomi warga

Bantu Pulihkan Ekonomi Warga Sigi, ACT Bentuk Kelompok Usaha Bawang Goreng
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Tampak salah satu warga menyeleksi bawang goreng yang akan dipaket, Selasa (21/5/2019). Empat puluh ibu rumah tangga yang tinggal di ICS Desa Langaleso, Sigi, memulai usaha mereka dengan memproduksi bawang goreng 

Bantu Pulihkan Ekonomi Warga Sigi, ACT Bentuk Kelompok Usaha Bawang Goreng

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gempa bermagnitudo 7,4 yang disusul tsunami dan likuefaksi pada 28 september 2018 silam tidak hanya menelan ribuan korban jiwa namun juga berdampak pada produksi pertanian di Kabupaten Sigi.

Warga yang bekerja sebagai petani, kini kehilangan pekerjaan.

Ribuan hektar persawahan diwilayah itu kekeringan dan tidak bisa berproduksi akibat irigasi pertanian rusak berat pascagempa bumi.

Sejumlah petani di wilayah itu kini menjadi pekerja serabutan seperti menjadi buruh bangunan.

Sementara petani lainya mencoba menanam palawija yang hanya mengandalkan air hujan.

Warga Tinggede, Sigi Ini Tega Ajak Kawannya Bobol Rumah Tetangganya Sendiri

Ditengah himpitan ekonomi penyintas bencana, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap terus berikhtiar untuk membantu memulihkan ekonomi warga pascabencana alam, melalui program recovery ekonomi.

Guna membantu perekonomian keluarga, empat puluh ibu rumah tangga yang tinggal di kompleks Integrated Community Shelter (ICS) di Desa Langaleso, Kabupaten sigi memulai usaha mereka dengan memproduksi bawang goreng, Selasa (21/5/2019).

Tim pendamping ICS-ACT Sisi Nursam Labaso mengungkapkan, usaha bawang goreng bagi penyintas ini adalah salah satu program pemberdayaan oleh ACT bagi ibu rumah tangga yang tinggal di hunian nyaman terpadu.

Sisi mengharapkan kedepannya mereka bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

"Ibu rumah tangga yang terlibat sebanyak empat puluh orang, yang terbagi empat kelompok. Masing-masing kelompok memproduksi 40 Kilogram bawang goreng," Katanya di ICS-ACT.

Bahan baku usaha bawang goreng ini juga dibeli ACT dari korban bencana alam di Kabupaten Sigi. Seperti di Desa Watunonju dan Soulowe.

Ditangkap Membawa Sabu-sabu, 2 Tersangka dari Sigi ini Mengaku Beli Narkoba dari Tatanga, Kota Palu

Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved