Bertemu Presiden di Istana Bogor, AHY Ungkap SBY Beri Support untuk Jokowi

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (22/5/2019).

Bertemu Presiden di Istana Bogor, AHY Ungkap SBY Beri Support untuk Jokowi
Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo menerima kedatangan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5/2019) sore tadi. 

TRIBUNPALU.COM - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (22/5/2019). 

AHY mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya.

Joko Widodo (Jokowi) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Joko Widodo (Jokowi) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (TRIBUNNEWS.COM)

Seperti diketahui AHY sempat menemui Jokowi pada 2 Mei 2019.

"Pertemuan ini merupakan pertemuan kelanjutan dari pertemuan kami sebelumnya di Istana Merdeka Jakarta pada tanggal 2 Mei yang lalu," ujar AHY, dilansir TribunPalu.com dari kanal YouTube Kompas TV, yang dipublikasikan 21 Mei 2019.

Joko Widodo Bakal Jamu AHY dan Zulkifli Hasan, Bagaimana Nasib Koalisi Prabowo-Sandiaga?

AHY berharap dengan adanya pertemuan ini, maka silaturahim antara Jokowi dengan SBY tetap terjaga.

"Tentu komunikasi yang terjalin ini sebagai wujud harapan bahwa bapak Presiden Jokowi dan bapak SBY bisa terus menjalin silaturahim dan komunikasi."

"Utamanya dalam mendiskusikan berbagai hal situasi bangsa dewasa ini," ujar AHY.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) (TRIBUN/ABRAHAM DAVID)

AHY mengungkapkan bahwa SBY ingin berbagai ilmu dan memberikan support untuk Jokowi dalam mengahadapai kasus politik, hukum dan keamanan yang saat ini terjadi di Indonesia.

SBY Sebut Sejarah akan Catat Prabowo sebagai Champion of Democracy

"Harapan dari bapak SBY dan kita semau tentunya, Pak SBY sebagai mantan presiden selama dua periode memiliki pengalaman tertentu yang juga ingin dibagi ingin disampaikan dalam rangka memberikan support kepada Presiden Jokowi dalam menangani situasi politik, hukum dan keamanan akhir akhir ini," sambung AHY.

Dalam sambutannya di Musrenbangnas, Kamis (9/5/2019), Jokowi menyatakan, jika menang ia akan lebih berani ambil risiko dengan menghapus lembaga yang menghambat perizinan investor.
Dalam sambutannya di Musrenbangnas, Kamis (9/5/2019), Jokowi menyatakan, jika menang ia akan lebih berani ambil risiko dengan menghapus lembaga yang menghambat perizinan investor. (Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan)

Dalam pernyataannya tersebut AHY mengatakan bahwa SBY telah memberikan ucapan selamat secara langsung untuk Jokowi.

Ucapan tersebut disampaikan SBY melalui telepon.

Polda Metro Jaya Tangkap Terduga Provokator Kericuhan di Depan Kantor Bawaslu

"Kemudian pada kesempatan yang baik tadi juga tentu saya mengucapkan selamat secara langsung kepada bapak Presiden Jokowi atsa kemenangan hasil rekapitulasi KPU tanggal 21 Mei yang lalu."

"Ini juga sudah diucapkan secara langsung oleh bapak SBY tadi malam melalui telepon," ujar AHY.

Presiden Joko Widodo berjabat tangan sekaligus mempersilakan AHY saat pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5/2019).
Presiden Joko Widodo berjabat tangan sekaligus mempersilakan AHY saat pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5/2019). (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Seperti diketahui sebelumnya SBY juga telah memberikan selamat atas kemenangan Jokowi dalam hasil rekapitulasi KPU melalui sebuah statetment yang diunggah di kanal Youtube Demokrat TV.

“Mengiringi ucapan selamat saya kepada Bapak Joko Widodo dan Bapak Maruf Amin dalam kapasitas saya sebagai Presiden RI keenam atas kepercayaan rakyat yang diberikan kepada Bapak berdua untuk pada saatnya memimpin Indonesia lima tahun mendatang saya menyambut baik dan mendukung penuh komitmen dan tekad mulia Bapak berdua untuk memimpin dan mengayomi rakyat Indonesi secara adil tanpa kecuali,” ujar SBY.

Jembatan SBY-Jokowi

Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Rabu (22/5/2019).

Menurut AHY, Jokowi memintanya untuk menjadi jembatan dengan Ketum Partai Demokrat yang juga ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono.

"Komunikasi yang terjalin ini sebagai wujud harapan bahwa Bapak Presiden Jokowi dan Bapak SBY bisa terus menjalin silaturahmi dan komunikasi, utamanya dalam mendiskusikan berbagai situasi bangsa," kata AHY kepada wartawan usai pertemuan.

"Bapak SBY saat ini masih di Singapura untuk mendampingi Ibu Ani yang menjalani perawatan di RS Singapura. Oleh karena itu, Bapak Presiden Jokowi meminta saya jadi jembatan komunikasi dengan SBY," tambah dia.

AHY menyebutkan, pertemuan hari ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Istana Merdeka pada 2 Mei 2019.

Menurut dia, sebagai mantan presiden selama dua periode, SBY memiliki pengalaman yang ingin dibagi kepada Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, AHY juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi sebagai Presiden RI.

Kemenangan Jokowi tersebut sudah ditetapkan KPU melalui hasil rekapitulasi nasional pada Selasa (21/5/2019) dini hari.

"Pada kesempatan baik tadi, saya mengucapkan selamat kepada Presiden Jokowi atas kemenangan hasil rekapitulasi KPU 21 Mei lalu. Ini juga telah disampaikan langsung Pak SBY tadi malam melalui telepon," kata dia.

Namun, saat ditanya kemungkinan Demokrat merapat ke koalisi, AHY enggan menjawab dan langsung meninggalkan awak media.

Pertemuan ini merupakan kali kedua AHY bertemu dengan Jokowi pasca pemungutan suara pemilu yang digelar 17 April 2019.

Pertemuan pertama digelar di Istana Merdeka, Kamis (2/5/2019). Saat itu, AHY mengaku kedatangannya ke Istana atas undangan Jokowi untuk bersilaturahim.

Tonton juga videonya:

(TribunPalu.com/Lita Andari Susanti)

Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved