Polda Metro Jaya Tangkap Terduga Provokator Kericuhan di Depan Kantor Bawaslu

Kericuhan yang terjadi di depan kantor Bawaslu disebabkan ulah provokator orang tak bertanggung jawab.

Polda Metro Jaya Tangkap Terduga Provokator Kericuhan di Depan Kantor Bawaslu
Kompas/Fransiskus Wisnu Wardhana Dhany.
Aparat keamanan membubarkan massa yang berkerumun di pusat perdagangan tekstil Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (22/05/2019) pagi. 

TRIBUNPALU.COM - Polda Metro Jaya menangkap sejumlah orang yang diduga memprovokasi kericuhan di depan kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) malam.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan informasi tersebut.

"Benar ada massa (yang diamankan di Polda Metro Jaya)," kata Argo saat dikonfirmasi, Rabu (22/5/2019).

Kendati demikian, Argo tak menyebut secara rinci jumlah orang yang diamankan tersebut.

"(Jumlah orang) sedang didata," ujarnya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa terhadap hasil Pemilu 2019 berlangsung tertib di depan kantor Bawaslu RI pada Selasa malam.

Sebagian besar massa sudah membubarkan diri pukul 20.00.

Namun, masih masih ada massa yang menolak membubarkan diri.

Awalnya, mereka berusaha merusak pagar besi di Gedung Bawaslu sekitar pukul 22.00.

Polisi pun bergerak membubarkan paksa.

Massa berlarian ke arah Tanah Abang, sebagian lagi ke arah Gondangdia dan terkonsentrasi di Jalan Agus Salim.

Massa kemudian melempar batu hingga petasan ke arah polisi.

Polisi akhirnya melepaskan tembakan gas air mata kepada kerumunan massa.

Argo menyebut kericuhan yang terjadi di depan kantor Bawaslu disebabkan ulah provokator orang tak bertanggung jawab.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Tangkap Terduga Provokator Kericuhan di Depan Kantor Bawaslu"

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved