Sebanyak 850 Personel Disiapkan untuk Pengamanan Aksi Damai di Kantor KPU Sulteng

Kepolisian Resor Palu mengerahkan sebanyak 850 personel untuk menjaga keamanan aksi damai yang digelar di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Sebanyak 850 Personel Disiapkan untuk Pengamanan Aksi Damai di Kantor KPU Sulteng
TribunPalu.com/Muhakir Tamrin
Massa aksi yang berkumpul di depan Kantor KPU Provinsi Sulteng, Rabu (22/5/2019) sore. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Kepolisian Resor Palu mengerahkan sebanyak 850 personel untuk menjaga keamanan aksi damai yang digelar di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (22/5/2019).

Kepala Polres Palu, AKBP Mujianto mengatakan, pihaknya mengamankan dua titik, yakni Kantor KPU Sulteng di Jalan S Parman, dan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulteng di Jalan Sungai Moutong.

Lanjutnya, seluruh anggota Polres Palu dikerahkan, dan mendapatkan bantuan personel Shabara Polda Sulteng dan Kodim 1306 Donggala.

Kapolres Palu AKBP Mujianto, saat memimpin langsung pengamanan aksi damai di depan Kantor KPU Provinsi Sulteng, Rabu (22/5/2019) sore.
Kapolres Palu AKBP Mujianto, saat memimpin langsung pengamanan aksi damai di depan Kantor KPU Provinsi Sulteng, Rabu (22/5/2019) sore. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

"Prioritas kita adalah penyelenggara pemilihan umum, sampai dengan objek-objek vital di Kota Palu," ujarnya.

Wiranto Sebut Pemerintah Sudah Mengetahui Dalang dari Aksi Kerusuhan

Mujianto menambahkan, pihaknya akan menggunakan pengaman preventif, tetapi jika aksi tersebut melakukan pelanggaran hukum, maka pihaknya akan melakukan penindakan hukum.

"Personel kami yang dibsini, tetap kita persuasif, tidak menggunakan peluru tajam," jelasnya.

Kapolres Palu AKBP Mujianto, saat memimpin langsung pengamanan aksi damai di depan Kantor KPU Provinsi Sulteng, Rabu (22/5/2019) sore.
Kapolres Palu AKBP Mujianto, saat memimpin langsung pengamanan aksi damai di depan Kantor KPU Provinsi Sulteng, Rabu (22/5/2019) sore. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Untuk pengamanan sendiri, pihaknya menerapkan sistem ring pengamanan yakin ring 1, 2, dan 3.

Selain KPU dan Bawaslu Provinsi Sulteng, pihak kepolisian juga pengamankan KPU dan Bawaslu Kota Palu, serta gudang logistik pemilu Kota Palu.

Heboh Kerusuhan pada Aksi 22 Mei 2019, Kemenkominfo Batasi Akses Media Sosial

Masing-masing dijaga 1 peleton untuk ketiganya.

Sementara itu, sekitar pukul 16.00 Wita, massa aksi mulai berkumpul di depan Kantor KPU Sulteng.

Sekitar 40 menit kemudian, massa aksi yang berasal dari akademis juga datang, disusul massa aksi dari sejumlah Ormas lainnya.

Dalam orasinya, massa aksi menuntut keadilan, karena menduga adanya kecurangan dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved