Pilpres 2019

98 Terduga Perusuh Aksi 22 Mei di Pontianak Positif Gunakan Narkoba

98 Perusuh didapati positif menggunakan narkoba jenis sabu dan tiga orang membawa barang bukti narkoba di aksi 22 Mei

98 Terduga Perusuh Aksi 22 Mei di Pontianak Positif Gunakan Narkoba
KOMPAS.com/HENDRA CIPTA
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono menunjukkan barang bukti senjata api rakitan pelaku rusuh di Perempatan Jalan Tanjung Raya I, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (23/5/2019) 

TRIBUNPALU.COM - Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono mengungkapkan, sebanyak 203 orang ditangkap dalam kerusuhan yang terjadi di Perempatan Jalan Tanjung Raya I, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dari 203 orang tersebut, berdasarkan pemeriksaan urine, 98 orang di antaranya positif menggunakan narkoba jenis sabu dan tiga orang membawa barang bukti narkoba.

Selain itu, ada 26 orang terduga perusuh yang diperiksa insentif terkait penggunaan narkoba.

Dan 76 orang ditangani Dirreskrimum Polda Kalbar karena kedapatan memiliki senjata tajam, senjata api rakitan dan bom molotov.

Tanggapi Aksi 22 Mei, Dian Sastrowardoyo: Kami Bersama TNI dan Polri

"Mereka rata-rata sebagai pengguna (narkoba). Itu berdasarkan hasil tes urine," kata Didi, di Mapolda Kalbar, Kamis (23/5/2019).

Didi menjelaskan, berbagai fasilitas umum mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut, seperti lampu jalan, lampu pengatur lalu lintas, dan dua pos polisi.

"Terkait pos polisi, kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot Pontianak untuk segera diperbaiki lagi," ucapnya.

Polisi Masih Jaga Ketat Kantor KPU Sulteng

Menurut Didi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan, baik dari pihak penegak hukum maupun para perusuh.

"Ada delapan anggota polisi yang mengalami luka-luka, seperti luka tembak dan luka kena lemparan batu," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "98 Orang Terduga Pelaku Rusuh di Pontianak Positif Narkoba", 

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved