Pemilu 2019

Soal Kericuhan Pasca Pemilu 2019, Ketua KPU: Jangan Selesaikan di Jalanan

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman buka suara terkait kericuhan yang terjadi pasca Pemilu 2019.

Soal Kericuhan Pasca Pemilu 2019, Ketua KPU: Jangan Selesaikan di Jalanan
(KOMPAS.com/Haryantipuspasari)
Ketua KPU Arief Budiman (KOMPAS.com/Haryantipuspasari) 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman buka suara terkait kericuhan yang terjadi pasca Pemilu 2019.

Hal tersebut ia ungkapkan saat menjadi narasumber dalam acara Mata Najwa Trans TV, edisi Rabu (22/5/2019).

Awalnya Najwa Shihab sebagai pembawa acara menanyakan tanggapan Arief Budiman tentang kericuhan yang sedang terjadi.

Polda Metro Jaya Tangkap Terduga Provokator Kericuhan di Depan Kantor Bawaslu

"Proses politik yang sedemikian panjang, dari mulai persiapan, kampanye yang rasanya sangat panjang, proses rekapitulasi yang lebih dari sebulan dan kemudian kini kita lihat demo dan kericuhan."

"Anda sebagai ketua KPU melihat ini sesuatu yang sudah bisa diprediksi sesungguhnya atau diluar dugaan Anda sama sekali," tanya Najwa, dilansir TribunPalu.com dari kanal Youtube Najwa Shihab.

Arief menjawab bahwa kekecewaan dan kemarahan dalam proses pemilu merupakan hal yangs angat wajar.

Namun menurutnya apa yang terjadi dalam proses Pemilu 2019 sangat berlebihan.

"Kekecewaan, kegelisahan termasuk kemarahan sebetulnya itu hal yang wajar dari setiap pemilu."

"Saya mengikuti proses pemilu dan terlibat di dalamnya sejak 1999 tetapi pemilu yang kali ini memang menurut saya ini berlebihan," jawab Arief.

Arief Kemudian menyampaikan bahwa semua pihak seharusnya bisa memahami sesuatu yang akan dikerjakan berdasarkan keputusan yang dibuat.

Halaman
123
Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved