Lebaran 2019

Begini Penjelasan Lengkap Hukum Zakat Fitrah Bagi Korban Bencana Menurut Rektor IAIN Palu

bila masih memiliki kelebihan makanan pada malam hingga esok hari, maka wajib keluarkan zakat fitrah.

Begini Penjelasan Lengkap Hukum Zakat Fitrah Bagi Korban Bencana Menurut Rektor IAIN Palu
Dok. Pribadi
Rektor IAIN Palu Saga S Pettalongi 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, Prof Dr H Sagaf S Pettalongi menekankan bagi umat muslim tentang wajib zakat fitrah.

Tak terkecuali korban bencana Sulteng yang kini masih mendiami hunian sementara dan kamp-kamp pengungsian.

Kata dia, bila masih memiliki kelebihan makanan pada malam hingga esok hari, maka wajib keluarkan zakat fitrah.

"Selama seseorang masih memiliki sisa makanan untuk dirinya dan keluarganya pada malam hari dan besok paginya, maka wajib zakat fitrah orang tersebut," ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/5/2019).

Pengamat Keuangan Prediksi Nilai Tukar Rupiah Selama Libur Lebaran di Kisaran Angka Rp 13.500

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah ini mengatakan, terdapat dua syarat wajib zakat fitrah.

Pertama, beragama Islam dan kedua, mampu menunaikan-nya.

Mampu di sini jelas Sagaf, yakni selama seseorang masih memiliki sisa makanan untuk dirinya dan keluarga-nya pada malam hari raya dan besok paginya.

"Dalam Islam orang-orang tersebut telah dianggap mampu," jelasnya.

Pernyataan ini mengutip pendapat Imam Ahmad Bin Hambali yang mengatakan bahwa jika seseorang memiliki sisa makanan satu hari saja maka dia wajib berzakat.

Zakat fitrah bertujuan untuk menyucikan diri setelah berpuasa.

Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved