Breaking News:

Pilpres 2019

Pidato Kontemplasi Ramadan, SBY Beri Pesan pada Kadernya: Terima Hasil Pemilu Secara Kesatria

Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato kontemplasi Ramadan.

TRIBUN/ABRAHAM DAVID
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) 

"Sekian jam kemudian setelah saya kalah, dengan didampingi ibu Ani saya menyampaikan pernyataan untuk menerima kekalahan itu, saya ucapakan selamat pada wapres terpilih, dan saya minta konstituen saya mendukung wapres terplih tersebut."

"Pada pemilu legilastif 2014 di Cikeas saya menerima hasil quick count dan saya ucapkan selamat kepada tiga partai politik yang perolehan suara di atas Partai Demokrat," jelas SBY.

Kemudian dia juga mengungkapkan adanya sejumlah hal yang dialami AHY sehingga dia tidak bisa memenangkan pilihan Gubernur DKI Jakarta.

Namun meskipun begitu AHY tetap menerima kekalahan dengan cara kesatria, dan AHY juga tak sungkan memberikan ucapan selamat kepada pasangan lawan.

"AHY salah satu kader utama partai demokrat juga menganut etika dan nilai yang sama."

"Pasca quick count Pilkada Jakarta ia juga menerima kekalahannya, setelah sebelumnya menelpon dan mengucapakan selamat kepada pasangan yang menang."

"Memang banyak cerita mengapa AHY kalah dalam pemilihan gubernur kala itu namun secara kesatria menerima kekalahan itu," ujar SBY.

Lantas dia mengungkapkan maksud dari statement yang ia katakan pada 21 Mei 2019.

Menurutnya hal tersebut merupakan cara kesatria menerima kekalahan yang dialami.

Namun meskipun begitu SBY tetap memiliki catatan pada Pemilu 2019.

Halaman
1234
Penulis: Lita Andari Susanti
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved