4 Fakta di Balik Pencabutan Lisensi Single Engine Pilot Vincent Raditya oleh Kemenhub

Lisensi terbang single engine milik Kapten Vincent Raditya, pilot sekaligus vlogger dicabut oleh Kementerian Perhubungan sebagai regulatornya.

4 Fakta di Balik Pencabutan Lisensi Single Engine Pilot Vincent Raditya oleh Kemenhub
Tangkapan Layar/YouTube Vincent Raditya
Vincent Raditya, pilot sekaligus vlogger. 

TRIBUNPALU.COM - Lisensi terbang single engine milik Kapten Vincent Raditya, pilot sekaligus vlogger dicabut oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai regulatornya.

Pencabutan lisensi single engine Kapten Vincent pun menjadi perbincangan warganet.

Pencabutan lisensi single engine ini bermula dari salah satu konten video YouTube milik Vincent Raditya saat mengajak Limbad terbang dengan pesawat Cessna 172.

Berikut Kompas.com rangkum fakta-fakta di balik pencabutan lisensi single engine oleh Kementerian Perhubungan:

1. Alasan Pencabutan Lisensi Single Engine oleh Kemenhub

Dalam surat pemberitahuan yang diberikan Kemenhub, ada tiga alasan pencabutan lisensi single engine milik Vincent.

Pertama, Kapten Vincent Raditya pada saat mengoperasikan pedawat cessna 172 registrasi PK-SUY dengan membawa penumpang yang diduk di samping pilot, tidak menggunakan shoulder harness.

Kedua, Kapten Vincent Raditya juga memberikan kendali terbang pesawat Cessna 172 registrasi PK-SUY kepada orang yang tidak berwenang.

Ketiga, Kapten Vincent Raditya pada saat pengoperasian pesawat Cessna 172 registrasi PK-SKUY dengan sengaja melakukan G Force (zero gravity) kepada penumpang umum.

Seperti diketahui, di ketinggian 1.500 kaki, Vincent mempraktekkan zero gravity hingga Limbad akhirnya bersuara.

Halaman
123
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved