Gubernur Longki Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah

Upacara peringatan Hari Kelahiran Pancasila tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6).

Gubernur Longki Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah
DOK. HUMAS PEMPROV SULTENG
Pelaksanaan upacara peringatan hari lahir pancasila di halaman depan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Upacara puncak peringatan Hari Kelahiran Pancasila tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2019) pagi.

Gubernur Provinsi Sulteng H Longki Djanggola, bertindak sebagai inspektur upacara yang dihadiri para pegawai di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Meskipun upacara digelar di penghujung bulan suci Ramadan serta menjelang Hari Raya Idulfitri 1440 H/2019 M,  hal tersebut tidak menyebabkan peserta upacara menjadi berkurang.

Deretan peserta upacara yang terdiri atas para pejabat eselon II, eselon III, dan eselon IV serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tampak padat, dengan tingkat kehadiran antara 90 hingga 100 persen.

Pelaksanaan upacara peringatan hari lahir pancasila di halaman depan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2019).
Pelaksanaan upacara peringatan hari lahir pancasila di halaman depan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2019). (DOK. HUMAS PEMPROV SULTENG)

Gubernur Sulawesi Tengah H. Longki Djanggola, selaku inspektur upacara memberikan apresiasi kepada para peserta upacara yang telah hadir, termasuk para pejabat eselon II, III dan IV selaku atasan langsung dari para ASN.

Peringatan Hari Kelahiran Pancasila tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2019 digelar dalam rangka meneguhkan komitmen agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Hariyono dalam sambutan resminya yang dibacakan Gubernur Longki menyatakan, Pancasila sebagai dasar negara, ideologinNegara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para "pendiri bangsa", merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia.

“Walaupun kita sebagai bangsa, masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa, eksistensi ke-Indonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila,” ungkapnya.

Pelaksanaan upacara peringatan hari lahir pancasila di halaman depan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2019).
Pelaksanaan upacara peringatan hari lahir pancasila di halaman depan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2019). (DOK. HUMAS PEMPROV SULTENG)
Pelaksanaan upacara peringatan hari lahir pancasila di halaman depan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2019).
Pelaksanaan upacara peringatan hari lahir pancasila di halaman depan Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (1/6/2019). (DOK. HUMAS PEMPROV SULTENG)

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan, keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat, hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif.

Proses internalisasi sekaligus pengalaman nilai-nilai Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved