Berjualan Bunga di Kuburan Saat Lebaran, Warga Palu Ini Dapat Untung Rp300 Ribu

Tradisi ziarah kubur dan tabur bunga membawa rezeki tersendiri bagi seorang warga Palu bernama Nur.

Berjualan Bunga di Kuburan Saat Lebaran, Warga Palu Ini Dapat Untung Rp300 Ribu
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Paket bunga yang dijual di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Balaroa, Kota Palu. 

Sudah 30 botol dan 40 bungkus bunga yang laku terjual saat TribunPalu.com berbincang dengannya, Kamis (6/6/2019) pagi.

Nur mengaku sejak hari Lebaran, Rabu (5/6/2019), ia sudah mendapat untung Rp300 ribu dari menjual kembang kuburan.

Setiap tahunnya, ia mengaku selalu mendapat untung ratusan ribu rupiah.

Pekerjaan ini digelutinya sejak sejak tahun 2016 dengan bermodalkan uang Rp100 ribu.

Pemilik Warung Lesehan di Tegal yang Viral Harganya Selangit Akhirnya Akui 3 Kesalahan Ini

Potret Anak dan Menantu SBY saat Bersilaturahmi ke Beberapa Tokoh, dari BJ Habibie hingga Megawati

Paket bunga yang dijual di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Balaroa, Kota Palu.
Paket bunga yang dijual di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Balaroa, Kota Palu. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

"Alhamdulillah, masih diberi rezeki dari Allah," katanya dengan wajah sumringah.

Menurut Nur, ziarah kubur akan berlangsung hingga H+3 lebaran.

Waktu tersebut menurutnya dimanfaatkan oleh warga Kota Palu untuk berziarah kubur.

Tahun ini, harga paket kembang dan air yang dijualnya mengalami kenaikan.

Hal itu dikarenakan bunga dan daun pandan sulit didapat pascabencana 28 Desember 2018 di Palu.

"Apalagi daun pandan, sudah jarang dijual di pasar," pungkasya.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved